Monsanto’s Business of Death in Islamic Perspective In Indonesia

Autor(s): Meirison Meirison
DOI: 10.21154/justicia.v15i2.1458

Abstract

Monsanto adalah perusahaan pertanian, asal Amerika Serikat. Makanan penghasil benih Monsanto dengan menggunakan teknik rekayasa genetika, benih makanan melalui proses pencampuran gen dari suatu spesies yang bukan tipe. Karakteristik Monsanto Company yang licik, menjadikannya seolah-olah menutup mata dengan apa yang sedang mereka kerjakan hanya mengejar keuntungan setinggi mungkin. Proses ini dapat menyebabkan benih yang telah dimodifikasi secara genetik dapat menyebabkan berbagai penyakit di antaranya terjadi pada gangguan pertumbuhan fisik dan masalah psikologi dalam efek yang agak lama dan buruk dapat menyebabkan kanker, cacat fisik dan kematian bagi mereka yang mengkonsumsinya. Allah berfirman: Dan ketika dia pergi, dia berjuang di seluruh negeri untuk menyebabkan korupsi di dalamnya dan menghancurkan tanaman dan hewan. Dan Allah tidak menyukai korupsi. Dan Nabi Muhammad SAW mengatakan: tidak ada bahaya dan tidak ada kerusakan balasan "Islam pada dasarnya tidak keberatan dengan penggunaan tanaman rekayasa genetika, mengingat manfaat yang lebih besar daripada berbahaya. Tetapi penggunaan itu harus dilakukan dengan hati-hati mengingat gen yang ditransfer dapat berasal dari organisme tanaman lain. Adapun MUI (Majelis Ulama Islam Indonesia) sendiri belum mengeluarkan fatwa tentang penggunaan tanaman rekayasa genetika secara resmi, tetapi prinsip kehati-hatian selalu diutamakan. Status tanaman rekayasa genetika akan sah menurut hukum di seluruh seluruh proses sumber daya dan rekayasa.

Monsanto is an agriculture company, the origin of the United States. Monsanto's seed-producing food by using the techniques of genetic engineering, seed the food through the process of mixing genes from a species that is not a type. A cunning Monsanto Company characteristics, making them as if the lid of the eye with what they're working on just catching up the highest possible profit. This process can cause the seed that has been genetically modified can cause various diseases among them are  going on in the physical growth disorders and psychology problem in a rather old and bad effects can cause cancer, physical disabilities and death to those who consume it. Allah said: And when he goes away, he strives throughout the land to cause corruption therein and destroy crops and animals. And Allah does not like corruption. And prophet Mohammed PBUH said: no harm and no reciprocated harm"Islam is fundamentally not object to the use of genetically modified crops, given the benefits that are greater than harmful. But the use of it must done carefully considering the transferred gene can come from another plant organism. As for the MUI (Assembly of Indonesia Islamic Ulema) itself has not issued a fatwa about the use of genetically modified crops officialy, but the principle of caution always take precedence. The status of genetically modified crops would be lawful throughout the whole process of gene resources and engineering.

Keywords

Monsanto; Islamic; Perspective

Full Text:

PDF

Article Metrics

Metrics Loading ...

Metrics powered by PLOS ALM

Refbacks

  • There are currently no refbacks.