PENGUATAN PENDIDIKAN PANCASILA SEBAGAI JATIDIRI, REFLEKSI, DAN TANTANGAN DALAM MEMBATASI PAHAM RADIKALISME MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI ISLAM PONOROGO

Lukman Hakim(1), Rahmi Faradisya Ekapti(2),

(1) Institut Agama Islam Negeri Ponorogo
(2) Institut Agama Islam Negeri Ponorogo
Corresponding Author

: 10.21154/muslimheritage.v4i2.1850
Full Text:    Language : en
Submitted : 2019-12-09
Published : 2019-12-30

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana penguatan  Pancasila sebagai jatidiri, refleksi, dan tantangan dalam membatasi paham radikalisme mahasiswa di Perguruan Tinggi Islam  Ponorogo. Jenis penelitian ini merupakan gabungan penelitian dan pengembangan R&D (Research and Development) dan deskriptif kualitatif. Data validasi diperoleh dari 3 orang dosen yaitu ahli materi dari bidang agama, bidang pendidikan pancasila dan bidang bahasa. Data uji coba terbatas diperoleh dari 100 mahasiswa yaitu 25 orang dari kampus IAIN Ponorogo, 25 orang dari kampus Universitas Muhammadiyah Ponorogo dan 25 orang dari kampus UNIDA Gontor, dan 25 orang dari INSURI. Hasil pengembangan buku ini sesuai dengan kriteria kelayakan ahli diperoleh persentase rata-rata sebesar 76,67% dengan kategori layak. Kedua, Dari hasil uji coba terbatas diketahui 69% mahasiswa mengatakan paham konsep pancasila, persentase tingkat pemahaman lebih dalam mengenai pancasila sebagai jati diri, refleksi, dan tantangan sebesar 75,27% yang dapat dikategorikan tingkat pemahamannya baik. Ketiga, Pengendalian karakter mahasiswa dalam membatasi paham radikalisme mahasiswa di beberapa kampus yang ada di Ponorogo diperoleh persentase rata-rata sebesar 73,82% sehingga dapat dikatakan Buku kendali karakter ini dapat digunakan dengan baik dan menghasilkan karakter yang positif dalam pengimplementasian nilai-nilai pancasila dalam kehidupan.

Keywords


Pancasila, Students, Radicalism

Article Metrics

 Abstract Views : 171 times
 PDF Download : 3 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.