Bentuk Bersaing Kata Baku dalam Bahasa Indonesia: Kajian Pustaka tentang Variasi dan Standardisasi Leksikal

Authors

  • Much Nuril Huda Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri
  • Ganes Tegar Derana Universitas Kahuripan Kediri
  • Fendy Yogha Pratama Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.21154/dialektika.v3i1.13538

Abstract

Indonesian, as the national language, continues to evolve in line with the dynamics of its use in society. One phenomenon that has emerged in this evolution is the existence of competing forms of standard words. Competing forms are variations of a word that share the same meaning but differ in their spelling or phonological form. This study aims to examine the phenomenon of competing forms of standard words in Indonesian through a literature review approach. The research method used is a literature review analyzing various scholarly sources on standard language, language variation, and the process of language standardization. The results of the study indicate that competing forms in the Indonesian language arise due to various factors, such as the influence of foreign languages, changes in spelling, the historical development of the language, and usage patterns within society. Furthermore, this phenomenon is also related to the language standardization process described by Einar Haugen through the stages of selection, codification, elaboration, and acceptance. The existence of competing forms indicates that the Indonesian language is still undergoing a process of vocabulary consolidation, particularly regarding loanwords and scientific terms. Therefore, an understanding of competing forms of standard words is important in the study of the Indonesian language, especially in academic writing.

Keywords: competing forms; Indonesian language; language standardization; standard words

 

 

ABSTRAK

Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional terus mengalami perkembangan seiring dengan dinamika penggunaan dalam masyarakat. Salah satu fenomena yang muncul dalam perkembangan tersebut adalah adanya bentuk bersaing kata baku. Bentuk bersaing merupakan variasi bentuk kata yang memiliki makna yang sama tetapi berbeda dalam penulisan atau bentuk fonologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena bentuk bersaing kata baku dalam bahasa Indonesia melalui pendekatan kajian pustaka. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah mengenai bahasa baku, variasi bahasa, dan proses standardisasi bahasa. Hasil kajian menunjukkan bahwa bentuk bersaing kata dalam bahasa Indonesia muncul akibat berbagai faktor, seperti pengaruh bahasa asing, perubahan ejaan, perkembangan sejarah bahasa, serta kebiasaan penggunaan dalam masyarakat. Selain itu, fenomena tersebut juga berkaitan dengan proses standardisasi bahasa yang dijelaskan oleh Einar Haugen melalui tahapan seleksi, kodifikasi, elaborasi, dan penerimaan. Keberadaan bentuk bersaing menunjukkan bahwa bahasa Indonesia masih mengalami proses pemantapan kosakata, terutama pada kata serapan dan istilah ilmiah. Oleh karena itu, pemahaman mengenai bentuk bersaing kata baku menjadi penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya dalam penulisan akademik.

Kata Kunci: bahasa Indonesia; bentuk bersaing; kata baku; standardisasi bahasa

   

References

Alwi, Hasan, dkk. 2017. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Chaer, Abdul. 2015. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Haugen, Einar. 1966. Language Conflict and Language Planning: The Case of Modern Norwegian. Cambridge: Harvard University Press.

Kridalaksana, Harimurti. 2008. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia.

Lanin, Ivan. 2018. Bahasa Baku untuk Semua. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Sugono, Dendy. 2011. Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Pembinaan Bahasa. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Aini, N., & Setyawati, N. (2022). Analisis bentuk bersaing dalam penggunaan bahasa Indonesia pada media massa daring. Jurnal Leksema: Jurnal Bahasa dan Sastra, 7(1), 45–56. https://doi.org/10.30957/leksema.v7i1.712

Alwi, H., Sasangka, S. S. T. T., & Lapoliwa, H. (2017). Tata bahasa baku bahasa Indonesia (Edisi ke-4). Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Chaer, A. (2015). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Rineka Cipta.

Saddhono, K. (2018). Cultural sosiolinguistics study of use Indonesian language in education setting in Indonesia. International Journal of Senior Research Journals, 4(2), 12–22.

Sugono, D. (2009). Mahir berbahasa Indonesia dengan benar. Gramedia Pustaka Utama.

Wardhaugh, R., & Fuller, J. M. (2015). An introduction to sociolinguistics (7th ed.). Wiley-Blackwell.

Published

2026-06-25

Issue

Section

Articles