Representasi Konflik Sosial dan Perundungan dalam Buku Cerita Anak: Kajian Wacana dan Nilai Edukatif
DOI:
https://doi.org/10.21154/dialektika.v3i1.13764Abstract
This study aims to explain how social conflict and bullying are portrayed in children's storybooks and to identify the educational values they convey. The research focused on text analysis of ten children's storybook titles that address the themes of social conflict and bullying, including Izin Pertama,Ya!, Mengurir Monster Tilitik, Ouch, Beru Beruh Lagi, Secret, What Kind of Love Is That?,Sorry But No, What's the Message, Annie Goes Abroad, Anis Doesn't Like, and Finally Disti Knows. The approach used in this study was descriptive qualitative, applying discourse analysis and content analysis. The data collected included narratives, dialogues, and descriptions of events reflecting social conflict and bullying, obtained through reading and note-taking techniques. The findings of this study show that social conflict is referenced through differing interests, competition, and injustice between characters, while bullying occurs in verbal, physical, and social forms, reflecting power inequalities between perpetrators and victims. Furthermore, the children's storybooks contain educational values such as empathy, cooperation, courage, and ways to resolve conflicts peacefully.The conclusion of this study shows that children's storybooks play a role not only as a means of entertainment, but also as an effective educational medium in shaping children's character and increasing their understanding of conflict and bullying.
Keywords: social conflict, bullying, children's story books, discourse analysis, educational values
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana konflik sosial dan perundungan ditampilkan dalam buku cerita anak serta mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan yang ada di dalamnya. Fokus penelitian tertuju pada analisis teks dari sepuluh judul buku cerita anak yang membahas tema konflik sosial dan perundungan, termasuk Izin Dulu, Ya!, Mengusir Monster Gelitik, Aduh, Beru Berulah Lagi, Rahasia, Seperti Apa Kasih Sayang Itu?, Maaf Tapi Tidak, Apa Pesannya, Annie Pergi ke Luar Negeri, Anis Tidak Suka, dan Akhirnya Disti Tahu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menerapkan analisis wacana dan analisis isi. Data yang dikumpulkan mencakup narasi, dialog, dan deskripsi kejadian yang merefleksikan konflik sosial dan perundungan, yang diperoleh dengan teknik membaca dan mencatat. Temuan dari penelitian ini memperlihatkan bahwa konflik sosial dirujuk melalui perbedaan kepentingan, persaingan, dan ketidakadilan antar karakter, sementara perundungan muncul dalam bentuk verbal, fisik, dan sosial yang mencerminkan ketidaksetaraan kekuasaan antara pelaku dan korban. Selain itu, naskah cerita anak memuat nilai-nilai pendidikan seperti empati, kerjasama, keberanian, dan cara menyelesaikan konflik dengan cara damai. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa buku cerita anak berperan bukan hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai medium pendidikan yang efektif dalam membentuk karakter anak dan meningkatkan pemahaman mereka tentang konflik dan perundungan.
Kata Kunci: konflik sosial, perundungan, buku cerita anak, analisis wacana, nilai edukatif
References
Aziza, N. (2022). Analisis Konten Narasi oleh Najwa Shihab. Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 1(3).
Fairclough, N. (2021). Language and Power (3rd ed.). London: Routledge.
Ghaisani. (2020). Representasi Kritik Sosial dalam Film Indonesia (Analisis Semiotika Kritik Sosial Dalam Film Slank Nggak Ada Matinya). Skripsi.
Hadi, S., & Saputri, R. (2020a). Representasi Konflik Sosial dalam Media sebagai Konstruksi Realitas Sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(2), 123–135.
Hadi, S., & Saputri, R. (2020b). Representation of Social Criticism in The Documentary Film Miss Americana. Jurnal Komunikasi.
Hidayat, A. (2022a). Representasi konflik sosial dalam sastra anak dan implikasinya terhadap pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Anak, 11(2), 98–107.
Hidayat, A. (2022b). Representasi Konflik Sosial dalam Sastra Anak dan Implikasinya terhadap Perkembangan Emosional Anak. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 14(2), 115–126.
Maghfiroh, L., & Sugito. (2021a). Bullying pada Anak Usia Dini dan Implikasinya terhadap Perkembangan Karakter. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 123–130.
Maghfiroh, L., & Sugito. (2021b). Pendidikan Karakter dalam Menghadapi Perundungan pada Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 45–54. https://doi.org/10.xxxx/jpa.v10i1.xxxx.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications Ltd.
Nurgiyantoro, B. (2021). Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Putri, D. A., & Lestari, S. (2021). Penyajian nilai sosial dalam cerita anak sebagai media pembelajaran karakter. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 34–42.
Putri, D., & Lestari, S. (2021). Bentuk dan dampak bullying pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Psikologi Pendidikan, 10(1), 45–53.
Rahmawati, D. (2022a). Peran Buku Cerita Anak dalam Menanamkan Nilai Karakter dan Pencegahan Bullying. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 145–156.
Rahmawati, D. (2022b). Peran Sastra Anak dalam Pembentukan Karakter melalui Nilai Moral. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 55–66.
Rahmawati, D. (2023). Analisis Wacana Kritis dalam Sastra Anak sebagai Media Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 13(2), 120–132.
Sari, N., & Wahyuni, S. (2020a). Representasi Nilai Sosial dalam Cerita Anak sebagai Media Pembelajaran Karakter. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(1), 78–86.
UNICEF Indonesia. (2020). Perundungan di Indonesia: Fakta-fakta Kunci, Solusi, dan Rekomendasi.
Wibowo, A. (2020). Peran Sastra Anak dalam Pembentukan Karakter dan Kecerdasan Emosional Anak. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 23–32.
Wicaksono, A. (2020a). Analisis Wacana Kritis dalam Media: Representasi Realitas Sosial dan Ideologi. Jurnal Bahasa dan Sastra, 12(1), 67–78.
Wicaksono, A. (2020b). Representasi Kekerasan dalam Video Game Grand Theft Auto V. Skripsi Universitas Pembangunan Nasional.
Wodak, R., & Meyer, M. (2022). Methods of Critical Discourse Analysis (3rd ed.). London: Sage Publications.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Uswatun Hasanah Hasanah, Kingkin Puput Kinanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



