Pengaruh Ekonomi Terhadap Perceraian di Kabupaten Pacitan

Mansur Azis

Abstract


Marriage is a social bond or legal agreement between individuals that forms kinship. Marriage aims to announce and give a new status to a married couple to others, so that this couple is accepted and recognized as a legal partner according to law, religion, custom and state. With the husband and wife bond, there will be continuous interaction between these two different people, this interaction can also determine harmony in the family, and disharmony in the family that can have an impact on divorce. The purpose of this study was to analyze the economic effect in terms of education, type of work and income on divorce in Pacitan district. The research method used is quantitative research methods. The sampling technique uses cluster sampling. The sample in this study was the people of the Pacitan district who divorced in 2019. Data collection techniques used questionnaires, documentation interviews and observations. The method of analysis uses descriptive statistics, classical assumption test, multiple regression analysis, t test, F test, and coefficient of determination (R2). The results of this study indicate that 1) Education has a significant effect on divorce in Pacitan Regency in 2019, 2) Type of work has no significant effect on divorce in Pacitan Regency in 2019, 3) Income has a significant effect on divorce in Pacitan Regency in 2019, 4)) Economy (Education, type of work, and income) have a significant effect on divorce in Pacitan district in 2019 with a large influence of 38.3% while the remaining 72.7% is influenced by other variables outside of this research model.

 

Pernikahan adalah ikatan perjanjian hukum antar pribadi yang membentuk hubungan kekerabatan. Pernikahan bertujuan untuk mengumumkan dan memberikan status baru pada pasangan suami istri kepada orang lain, supaya pasangan ini diterima dan diakui statusnya sebagai pasangan yang sah menurut hukum, agama, adat, dan negara. Dengan adanya ikatan suami istri maka akan terjadi interaksi terus menerus antara dua insan yang berbeda ini, interaksi ini juga dapat menentukan keharmonisan dalam keluarga, dan ketidak harmonisan dalam keluarga yang bisa berdampak pada perceraian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh ekonomi yang di tinjau dari segi pendidikan, jenispekerjaan dan pendapatan terhadap perceraian di kabupaten Pacitan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Tekhnik sampling menggunakan cluster sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat kabupaten pacitan yang melakukan perceraian ditahun 2019. Tekhnik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara okumentasi dan observasi. Metode analisis menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, uji t, uji F, dan koefesien determinasi (R2). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap perceraian di kabupaten Pacitan tahun 2019, 2) Jenis pekerjaan  tidak berpengaruh signifikan terhadap perceraian di kabupaten Pacitan tahun 2019, 3) pendapatan berpengaruh signifikan terhadap perceraian di kabupaten Pacitan tahun 2019, 4) ) Ekonomi (Pendidikan, Jenis Pekerjaan, dan Pendapatan) berpengaruh signifikan terhadap perceraian di kabupaten Pacitan tahun 2019 dengan besarnya pengaruh 38,3% sedangkan sisanya sebesar 72,7% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini.


Keywords


Economy, Divorce, Pacitan

Full Text:

PDF

References


“2 Hari Awal Ramadhan, PA Pacitan Tangani 30 Perkara Perceraian | Teras Jatim,” 7 Mei 2019. https://www.terasjatim.com/2-hari-awal-ramadhan-pa-pacitan-tangani-30-perkara-perceraian/.

Abdulsyani. Sosiologi Skematik, Teori dan Terapan. Jakarta: Bumi Aksara, 2012.

Abi Dawud. Sunan Abi Dawud. Vol. 2. Damsyik: Dar Ar-Risalah Al-Alamiyah, 2009.

“Arti kata ekonomi - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online.” Diakses 11 Juni 2021. https://kbbi.web.id/ekonomi.

Chotimah, Lilis Nur, Hety Mustika Ani, dan Joko Widodo. “PENGARUH STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA (Studi Kasus Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Jember Tahun Ajaran 2016/2017).” JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu

Sosial 11, no. 1 (18 Juli 2017): 75. https://doi.org/10.19184/jpe.v11i1.5004.

DalamIslam.com. “Fiqih Pernikahan : Pengertian, Hukum dan Rukunnya,” 8 Juni 2016. https://dalamislam.com/hukum-islam/pernikahan/fiqih-pernikahan.

Hakim, Mohammad Ridwan. “Perceraian karena Faktor Ekonomi,” t.t., 85.

Kabalmay, Husin Anang. “Kebutuhan Ekonomi dan Kaitannya Dengan Perceraian (Studi atas Cerai Gugat di Pengadilan Agama Ambon),” no. 1 (2015): 21.

“Keluarga.” Dalam Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, 24 Februari 2021. https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Keluarga&oldid=18024813.

Lipsey, Richard G, dan Peter O Steiner. Pengantar Ilmu Ekonomi I Edisi Keenam. Jakarta: Rineka Cipta, 1991.

M. Suparmoko. Pengantar Ekonomi Makro. Jakarta: BPFE, 2000.

M. Tohar. Membuka Usaha Kecil. Yogyakarta: Kanisius, 2003.

Maribari, Zainuddi>n bin ‘Abdul ‘Azi>z al-. Fathul Mu’in bi Syarhi Quratul-‘Aini. Bairut: Dar Ibn Hazm, 2004.

Matondang, Armansyah. “Faktor-faktor yang Mengakibatkan Perceraian dalam Perkawinan.” JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA (Journal of Governance and Political Social UMA) 2, no. 2 (1 Desember 2014): 141–50. https://doi.org/10.31289/jppuma.v2i2.919.

Maulida, Yusni, Lapeti Sari, dan Novie Oktary. “Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Cerai Gugat di Kota Pekanbaru.” Journal:eArticle, Universitas Riau, 2014. https://www.neliti.com/id/publications/33537/.

Nasir, Badruddin. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perceraian Di Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda.” Psikostudia : Jurnal Psikologi 1, no. 1 (15 Juni 2012): 31. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v1i1.2172.

Newman, Barbara M., dan Philip R. Newman. Development through life: a psychosocial approach. 10e ed. Australia ; Belmont, CA: Wadsworth/Cengage Learning, 2009.

NN, NUR MUHAMMAD HASTO. “PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PERCERAIAN (Studi Pada Masyarakat Kecamatan Raja Basa Kota Bandar Lampung Tahun 2009).” Digital Libary, 25 Januari 2012. http://digilib.unila.ac.id/19698/.

“Pengertian Ekonomi Syariah Menurut Para Ahli | TipsSerbaSerbi.” Diakses 11 Juni 2021. https://tipsserbaserbi.blogspot.com/2014/09/pengertian-ekonomi-islam-menurut-para.html.

“Pengertian Ilmu Ekonomi: Konsep, Manfaat, dan Ruang Lingkupnya.” Diakses 11 Juni 2021. https://www.maxmanroe.com/vid/bisnis/pengertian-ilmu-ekonomi.html.

“Perceraian di Pacitan Kian Mengkhawatirkan, Selama 2018 Ada 1.071 Janda Baru.” Diakses 11 Juni 2021. https://halopacitan.com/read/perceraian-di-pacitan-kian-mengkhawatirkan-selama-2018-ada-1-071-janda-baru.

Putra, Angga Tanama. “MAKALAH TUJUAN PENDIDIKAN.” Diakses 11 Juni 2021. https://www.academia.edu/4563266/MAKALAH_TUJUAN_PENDIDIKAN.

“Qur’an Kemenag.” Diakses 11 Juni 2021. https://quran.kemenag.go.id/.

Rokhmadi, Rokhmadi. “PENGARUH JENIS PEKERJAAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA SEMARANG TAHUN 2015.” At-Taqaddum 10, no. 2 (31 Desember 2018): 109. https://doi.org/10.21580/at.v10i2.2985.

Rosyidi. Mikroekonomi. Teori Permintaan. Jakarta: Erlangga, 2009.

Rudi Yulianto, Ahmad, dan Bekti Syahputra. “PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN, PENDAPATAN, GENDER, DAN TEMPAT TINGGAL TERHADAP AKUNTANSI RUMAH TANGGA.” MAKSIMUM 8, no. 2 (7 Mei 2019): 77. https://doi.org/10.26714/mki.8.2.2018.77-85.

Sabiq, Sayyid. “Fiqh as Sunnah.pdf.” Diakses 11 Juni 2021. https://docs.google.com/viewer?a=v&pid=sites&srcid=ZGVmYXVsdGRvbWFpbnxtZW50b3Jjb3VuY2lsbGlicmFyeXxneDphN2Q2ZTkwZDYwNjc1NGE.

Sadikin, Hadi. Tata Laksana Rumah Tangga. Jakarta: FIP. IKIP, 1975.

Pacitan TRIP. “Sekilas Profil Kabupaten Pacitan,” 9 November 2015. https://www.pacitantrip.com/profil-kabupaten-pacitan/.

Sukirno, Sadono. Makro Ekonomi Teori Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Perkasa, 2000.

Sumardi, Mulyanto. Kemiskinan dan Kebutuhan Pokok. Jakarta: CV Rajawali Press, 1982.

Suwarno. Pengantar Umum Pendidikan. Yogyakarta: Rineka Cipta, 1992.

Swanburg, Russel C, dan Ester Monica. Pengantar kepemimpinan & manajemen keperawatan untuk perawat klinis. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran, 2000.

Wijianto, Wijianto, dan Ika Farida Ulfa. “Pengaruh Status Sosial dan Kondisi Ekonomi Keluarga terhadap Motivasi Bekerja bagi Remaja Awal (Usia 12-16 Tahun) di Kabupaten Ponorogo.” Al Tijarah 2, no. 2 (31 Desember 2016): 190. https://doi.org/10.21111/tijarah.v2i2.742.

Wirahaji, I B., D. M. Priyantha Wedagama, dan P. Alit Suthanaya. “ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN TERHADAP KEPEMILIKAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR PADA RUMAH TAGGA DI SEPANJANG KORIDOR TRAYEK TRANS SARBAGITA.” Jurnal Spektran, 1 Januari 1970. https://doi.org/10.24843/SPEKTRAN.2014.v02.i02.p03.

Yudohusodo, Siswono. Transmigrasi: kebutuhan negara kepulauan berpenduduk heterogen dengan persebaran yang timpang. Cet. 1. Jakarta: Jurnalindo Aksara Grafika, 1998.




Copyright (c) 2021 Mansur Azis

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.