Peran lembaga filantropi untuk kesejahteraan masyarakat global (Studi kasus pada Aksi Cepat Tanggap Madiun)

Nurul Alfiatus Sholikhah

Abstract


The existence of philanthropic institutions in Indonesia has provided many roles, one of which is the welfare of the community through ziswaf funds, but most people do not have knowledge related to philanthropic institutions. Lack of knowledge of philanthropic institutions causes the role of institutions to be less than optimal. The existence of this paper will provide knowledge about the existing programs at the ACT institution, so that it can be used as a reference in participating in helping the welfare of the community, both nationally and internationally. This study aims to examine the role of ACT for the welfare of the global community, because ACT is still consistent in global humanitarian action. The method used is a qualitative research method using a case study method. ACT's role for the welfare of the global community is realized through programs such as distributing waqf and humanitarian workers, especially in conflict-affected areas, even having branch offices such as in Palestine.

Keberadaan lembaga filantropi di Indonesia telah banyak memberikan peran salah satunya menyejahterakan masyarakat melalui dana ziswaf, namun mayoritas masyarakat belum memiliki pengetahuan terkait lembaga filantropi. Kurangnya pengetahuan terhadap lembaga-lembaga filantropi menyebabkan peran lembaga kurang maksimal. Adanya tulisan ini akan memberikan pengetahuan mengenai program-program yang ada pada lembaga ACT, sehingga dapat dijadikan referensi dalam keikutsertaan membantu kesejahteraan masyarakat, baik di wilayah nasional maupun internasional. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana peran ACT untuk kesejahteraan masyarakat global, karena ACT sampai saat ini masih konsisten dalam aksi kemanusiaan global. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Peran ACT untuk kesejahteraan masyarakat global direalisasikan melalui program-program seperti penyaluran wakaf dan tenaga kemanusiaan, terutama di wilayah terdampak konflik, bahkan memiliki kantor cabang seperti di Palestina.


Keywords


global public welfare, ziswaf, philanthropic institutions

Full Text:

PDF

References


Abidin, Zaenal. (2012). Manifestasi dan Latensi Lembaga Filantropi Islam dalam Praktik Pemberdayaan Masyarakat: Suatu Studi di Rumah Zakat Kota Malang. Jurnal Salam, 15: 197-214.

Anggito, Albi & Johan Setiawan. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Sukabumi: CV Jejak.

Arifin. (2011). Zakat, Infak, Sedekah (Dalil-Dalil dan Keutamaan). Jakarta: Elex Media Komputindo.

Barkah, Qodariah, dkk. (2020). Fiqih Zakat, Sedekah, dan Wakaf. Jakarta: Prenada Media.

Bawaqi, Latif Mahmudul. (2019). Hadis Sosial dalam Majalah Mustahiq: Telaah tentang Preferensi dan Seleksi Hadis di Media Massa. (Skripsi, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung).

Fahrudin, Adi. Pengantar Kesejahteraan Sosial. Bandung: Refika Aditama, 2012.

Furqon, Ahmad. (2015). Manajemen Zakat. Semarang: Walisongo Press.

Ghofur, Abdul. (2018). Tiga Kunci Fundraising (Sukses Membangun Lembaga Nirlaba). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Isabela & Muslihul Umam. (2020). Optimalisasi Fintech di Sektor Filantropi Islam untuk Pengembangan ZISWAF. Ekosiana, 7(2): 75-85.

Istan, Muhammad. (2017). Pengentasan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan Ekonomi Umat Menurut Perspektif Islam. Jurnal of Islamic Economics, 2(1): 81-99.

Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Latief, Hilman. (2010) Melayani Umat: Filantropi Islam dan Ideologi Kesejahteraan Kaum Modernis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Murti, Ari, (2017). Peran Lembaga Filantropi Islam dalam Proses Distribusi Ziswaf (Zakat, Infak, Sodaqoh dan Wakaf) sebagai Pemberdayaan Ekonomi Umat). Labatila, 1(1): 89-97.

Nasution, Abdul H. (2018). Kajian Strategi Zakat, Infaq dan Shadaqah dalam Pemberdayaan Umat. Jurnal Ekonomi Bisnis Syariah, 1(1): 22-37.

Nuraeni, Irma. Pemberdayaan Potensi Sosial Masyarakat melalui Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bandung (Studi Deskriptif di Kota Bandung) (Skripsi, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung).

Purwana, Agung Eko. (2014). Kesejahteraan dalam Perspektif Ekonomi Islam. Justicia Islamica: 1-24.

Rahmawati, Yuliana. (2019). E-filantropi: Studi Media Pergeseran Altruisme Islam Tradisional Menuju Filantropi Online Integratif. Komunika, 13(2): 167-186.

Saifudin, M. Chusnul. (2019). Peranan Usaha Mikro Kecil Menengah dalam Meningkatkan Kesejahteraan Perekonomian Masyarakat Perspektif Ekonomi Islam. At-Tujjar, 7(2): 19-40.

Saputra, Y. R. (2020) Strategi Komunikasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) dalam Koordinasi Penyaluran Bantuan Kapal Ramadhan (Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta).

Sari, Elsi K. (2006). Pengantar Hukum Zakat dan Wakaf. Jakarta: PT Grasindo.

Saripudin, Udin. (2016). Filantropi Islam dan Pemberdayaan Ekonomi, Bisnis, 4(2): 165-185.

Sudiyo & Fitriani. (2019). Lembaga Ziswaf Sebagai Lembaga Filantropi Islam dan Pemberdayaan Masyarakat di Kota Bandar Lampung. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian: 85-89.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Syaifulloh, Muhamad Asep. (2020). Strategi Fundraising Dana Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) dalam Upaya Meningkatkan Kepercayaan Muzakki pada Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (LAZ Harfa) Banten (Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta).

Tamim, Imron Hadi. (2016). Filantropi dan Pembangunan. Community Development, 1(1): 121-136.

Yani, Sindi F. (2020). Manajemen Lembaga Amil Zakat Aksi Cepat Tanggap (LAZ-ACT) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Mustahiq Kota Bandar Lampung (Skripsi, UIN Raden Intan, Lampung).




Copyright (c) 2021 Nurul Alfiatus Sholikhah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.