Pengembangan Media Unplugged Coding untuk Meningkatkan Computational Thinking Anak Usia Dini

Authors

  • Ahmad Farid Utsman Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
  • Siti Labiba Kusna Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

DOI:

https://doi.org/10.21154/wisdom.v6i2.12309

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Unplugged Coding untuk meningkatkan kemampuan Computational Thinking (CT) anak usia dini pada empat indikator utama, yaitu abstraksi, pengenalan pola, algoritma, dan dekomposisi. Penelitian menggunakan pendekatan research and development dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, uji coba terbatas, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari 12 anak kelompok B di RA Cenderawasih Kabupaten Bojonegoro. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, serta pretest dan posttest CT. Analisis kuantitatif meliputi perhitungan rata-rata, persentase peningkatan, dan N-Gain; sedangkan analisis kualitatif dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan CT pada seluruh indikator. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator pengenalan pola dengan persentase peningkatan sebesar 83,33% dan nilai N-Gain 0,73 (kategori tinggi). Indikator dekomposisi juga mengalami peningkatan signifikan dengan N-Gain 0,68, sedangkan abstraksi dan algoritma meningkat secara stabil. Secara keseluruhan, nilai N-Gain kelas mencapai 0,95 (kategori sangat tinggi), yang menunjukkan efektivitas media secara komprehensif. Temuan kualitatif menunjukkan bahwa media membantu anak lebih fokus, mampu mengikuti instruksi, mengenali pola, serta memecah masalah menjadi langkah-langkah sederhana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media Unplugged Coding efektif dan layak digunakan sebagai sarana pembelajaran CT di PAUD, khususnya pada konteks pembelajaran konkret dan berbasis permainan.

Downloads

Published

2025-12-31

Issue

Section

Articles