Kemampuan mengenal konsep bilangan bagian penting dari perkembangan kognitif anak usia dini yang menjadi fondasipemahaman matematika pada jenjang pendidikan berikutnya. Hasil observasi awal di TK Kasih Ibu Koto Bangun menunjukkan bahwa 11 dari 16 anak kelompok B belum mampu mengenali lambang bilangan, mengurutkan angka, serta mencocokkan angkadengan jumlah benda secara tepat. Kondisi ini disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang monoton dan minimnya pemanfaatan media konkret yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan anak kelompok B melalui penggunaan media kartu angka bergambar di TK Kasih Ibu Koto Bangun.Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mengacu pada model spiral Kemmis dan McTaggart yang terdiri daridua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 16 anak (9 laki-laki dan 7 perempuan) kelompok B usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan tes unjuk kerja. Kemudian, data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitianmenunjukkan peningkatan yang signifikan pada setiap siklus: ketuntasan klasikal pra siklus hanya 31,25%, meningkat menjadi 68,75% pada Siklus I, dan mencapai 87,5% pada Siklus II, melampaui target minimal 80%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media kartu angka bergambar secara konsisten dan bervariasi mampu meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan anak usia dini di Taman Kanak-Kanak.