IMPLEMENTASI AI DALAM LAYANAN REFERENSI VIRTUAL PERPUSTAKAAN UPI: KESIAPAN DAN TANTANGAN
DOI:
https://doi.org/10.21154/pustakaloka.v17i1.10228Abstrak
Perpustakaan di era digital mengalami transformasi yang signifikan dalam pelayanan, khususnya pada layanan referensi. Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), sebagai salah satu perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia menghadapi tantangan untuk melakukan transformasi layanan referensi virtual yang dimilikinya melalui implementasi kecerdasan buatan (AI). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi potensi pengembangan dan tantangan yang mungkin dihadapi dalam proses transformasi layanan referensi virtual melalui implementasi AI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitian, kesiapan sumber daya manusia Perpustakaan UPI dari segi pengetahuan dan keterampilan sudah relevan dengan latar belakang pendidikan, staf memiliki motivasi belajar lebih lanjut. Kesiapan pada infrastruktur teknologi masih memerlukan peningkatan pada kapasitas server dan kecepatan koneksi internet. Kesiapan dari kebijakan dan dukungan manajemen, dukungan pimpinan untuk transformasi teknologi baru sangat baik, kebijakan terkait teknologi baru masih perlu dirumuskan. Penilaian kesiapan secara keseluruhan, terdapat potensi besar untuk mengadopsi AI dalam layanan referensi virtual.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Requirements to be met by the author as follows:
- Author storing copyright and grant the journal right of first publication manuscripts simultaneously with licensed under the Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with a statement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors can enter into the preparation of additional contractual separately for non-exclusive distribution of a rich version of the journal issue (eg: post it to an institutional repository or publish it in a book), with the recognition of initial publication in this journal.
Authors are allowed and encouraged to post their work online (eg, in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, because it can lead to productive exchanges, as well as citations earlier and more severe than published works. (see The Effect of Open Access).



