PERAN PUSTAKAWAN DAN KONSELOR DALAM BIBLIOTERAPI UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL

Penulis

  • Dayang Norsheila Abang Mohtar Perpustakaan Tun Abdul Rahman Ya'kub, Universiti Malaysia Sarawak, Malaysia
  • Angeline Bisa Perpustakaan Tun Abdul Rahman Ya'kub, Universiti Malaysia Sarawak, Malaysia
  • Wan Abdul Rahman Wan Bujang Perpustakaan Tun Abdul Rahman Ya'kub, Universiti Malaysia Sarawak, Malaysia
  • Levas Mejus Perpustakaan Tun Abdul Rahman Ya'kub, Universiti Malaysia Sarawak, Malaysia

DOI:

https://doi.org/10.21154/pustakaloka.v17i2.10279

Abstrak

Penelitian ini mengkaji bagaimana biblioterapi dapat mendukung kesehatan mental sivitas akademika Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS). Di UNIMAS, kolaborasi positif antara pustakawan dan konselor universitas menunjukkan adanya sistem dukungan profesional yang kuat dalam menunjang kebutuhan emosional mahasiswa. Selain menelaah fungsi biblioterapi sebagai bentuk dukungan psikososial, penelitian ini juga menyoroti berbagai peran strategi biblioterapi dalam konteks layanan perpustakaan akademik. Penelitian ini menganalisis proses pemilihan dan evaluasi sumber daya biblioterapi dari koleksi Perpustakaan Tun Abdul Rahman Ya’kub (PeTARY), serta bagaimana bahan bacaan tersebut, berdasarkan prinsip biblioterapi dapat digunakan untuk mendukung kesehatan mental dan memperkuat peran pustakawan sebagai fasilitator literasi emosional. Penelitian ini juga mengidentifikasi sumber daya biblioterapi yang berpotensi memberikan dampak positif bagi komunitas UNIMAS, menyusun kriteria konseptual pemilihan teks, serta menelaah hubungan antara koleksi perpustakaan, interaksi pengguna, partisipasi pengguna, dan relevansi intervensi yang dihasilkan. Selain itu, artikel ini mengevaluasi pengaruh biblioterapi terhadap pengembangan koleksi dan keterlibatan pengguna, serta menelaah potensinya dalam mendorong pengembangan profesional pustakawan. Penelitian ini juga menilai bagaimana teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dapat meningkatkan layanan perpustakaan melalui personalisasi dan peningkatan pengalaman pengguna. Temuan penelitian menunjukkan bahwa biblioterapi memiliki potensi signifikan dalam memperkuat ketahanan komunitas, sekaligus menegaskan nilai pendekatan mixed methods dalam memahami penerapannya di lingkungan akademik.

Diterbitkan

2025-12-30

Terbitan

Bagian

Articles