Peran Digitalisasi Nilai Kearifan Lokal Hybrid-Islam dalam Upaya Mempertahankan Moral Generasi-Z di Era Transformasi Digital

Penulis

  • Pratiwi Amalia Putri Institut Agama Islam Negeri Pontianak, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21154/pustakaloka.v17i1.10838

Abstrak

Artikel ini mengkaji peran digitalisasi kearifan lokal hybrid Islam dalam memperkuat moral generasi Z di tengah derasnya arus globalisasi dan transformasi digital. Maraknya krisis moral di kalangan generasi muda, seperti hoaks, perjudian online, hingga radikalisme, menuntut solusi yang kontekstual dan berakar pada budaya serta agama. Penelitian ini menggunakancc pendekatan studi pustaka dengan teknik analisis kualitatif deskriptif, melalui pengumpulan dan penelaahan literatur dari buku, artikel, serta dokumen terkait. Analisis dilakukan dalam beberapa tahap, yakni memilih topik, menentukan tujuan penelitian, menganalisis isi literatur, dan menginterpretasikan data secara kontekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa kearifan lokal memiliki potensi besar sebagai fondasi pembentukan karakter karena mengandung nilai-nilai luhur yang telah teruji oleh waktu. Ketika nilai-nilai tersebut dipadukan dengan ajaran moral Qur’ani, terbentuklah sintesis nilai yang mampu membentuk identitas budaya dan spiritual generasi muda. Digitalisasi nilai-nilai ini melalui media sosial dan platform digital lainnya dinilai efektif sebagai media pembelajaran dan dakwah yang kontekstual dan menarik bagi generasi Z. Maka dapat dikatakan digitalisasi kearifan lokal hybrid Islam menjadi strategi penting dalam menghadapi demoralisasi dan membangun generasi muda yang berkarakter kuat, beretika, serta bangga terhadap warisan budaya dan agamanya.

Diterbitkan

2025-10-27

Terbitan

Bagian

Articles