ANALISIS IMPLEMENTASI PERPUSTAKAAN DESA BERBASIS INKLUSI SOSIAL DAN DAMPAKNYA BAGI MASYARAKAT: KAJIAN NARRATIVE LITERATURE REVIEW
DOI:
https://doi.org/10.21154/pustakaloka.v17i1.11749Abstrak
Inklusi sosial merupakan salah satu program prioritas yang digagas oleh Perpustakaan Nasional sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui transformasi peran perpustakaan. Perpustakaan tidak lagi hanya berfungsi sebagai pengelola dan penyedia koleksi, melainkan dituntut menjadi pusat akses sumber informasi dan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Transformasi perpustakaan dapat diwujudkan dengan penyediaan infrastruktur, sarana dan prasarana, sumber daya manusia, dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Implementasi inklusi sosial di perpustakaan membutuhkan model rujukan, khususnya di perpustakaan desa memerlukan model rujukan yang aplikatif dan relevan secara kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi model konseptual penerapan inklusi sosial di perpustakaan desa serta menelaah dampak yang disintesis dari kajian literatur, agar dapat diadaptasi atau diadopsi oleh perpustakaan lainnya dalam rangka peningkatan kualitas hidup masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah narrative literature review, dengan menganalisis empat artikel ilmiah bertema inklusi sosial di perpustakaan desa yang diperoleh melalui Publish or Perish, dan dipilih berdasarkan akreditasi jurnal dan dampak sitasi. Hasil penelitian menunjukkan empat unsur utama dalam implementasi inklusi sosial di perpustakaan desa: (1) koleksi yang sesuai kebutuhan masyarakat, (2) layanan yang berorientasi pada pemustaka, (3) sumber daya manusia yang berkompeten, dan (4) kemitraan kolaboratif yang kuat. Dampak yang disintesis dari kajian literatur meliputi percepatan pembangunan desa, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan masyarakat, serta transformasi fungsi perpustakaan sebagai pusat informasi dan pembelajaran serta partisipasi produktif masyarakat. Adapun kendala utama dalam implementasi meliputi ketimpangan pemanfataan teknologi informasi, ketergantungan terhadap program kerjasama eksternal, dan rendahnya tingkat partisipasi masyarakat.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Requirements to be met by the author as follows:
- Author storing copyright and grant the journal right of first publication manuscripts simultaneously with licensed under the Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with a statement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors can enter into the preparation of additional contractual separately for non-exclusive distribution of a rich version of the journal issue (eg: post it to an institutional repository or publish it in a book), with the recognition of initial publication in this journal.
Authors are allowed and encouraged to post their work online (eg, in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, because it can lead to productive exchanges, as well as citations earlier and more severe than published works. (see The Effect of Open Access).



