Tinjauan Literatur: Strategi Peningkatan Aksesibilitas Layanan bagi Mahasiswa Penyandang Disabilitas di Perpustakaan Perguruan Tinggi
DOI:
https://doi.org/10.21154/pustakaloka.v18i1.12621Abstrak
Perpustakaan perguruan tinggi memiliki peran vital dalam mendukung proses pendidikan, namun kesetaraan aksesibilitas layanan bagi mahasiswa penyandang disabilitas masih menghadapi berbagai tantangan. Kajian ini bertujuan untuk merumuskan strategi komprehensif guna meningkatkan aksesibilitas layanan perpustakaan, sehingga dapat mengoptimalkan dukungan akademik bagi mahasiswa penyandang disabilitas dan meningkatkan standar layanan perpustakaan perguruan tinggi secara nasional. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (literature review) dengan berfokus pada analisis sintesis terhadap 15 artikel terpilih dari tahun 2017-2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa hambatan fisik, digital, dan institusional masih belum memenuhi standar internasional, seperti yang ditetapkan oleh IFLA. Layanan yang ada seringkali bersifat parsial, tidak konsisten, dan terhambat oleh keterbatasan sumber daya (dana dan teknologi) serta kebijakan yang belum terstruktur. Kesimpulannya, aksesibilitas layanan perpustakaan perguruan tinggi bagi mahasiswa penyandang disabilitas masih rendah dan belum optimal sehingga layanan yang tersedia sulit diakses dan dimanfaatkan secara maksimal, membuat mahasiswa penyandang disabilitas sangat bergantung pada bantuan pihak lain atau relawan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Requirements to be met by the author as follows:
- Author storing copyright and grant the journal right of first publication manuscripts simultaneously with licensed under the Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with a statement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors can enter into the preparation of additional contractual separately for non-exclusive distribution of a rich version of the journal issue (eg: post it to an institutional repository or publish it in a book), with the recognition of initial publication in this journal.
Authors are allowed and encouraged to post their work online (eg, in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, because it can lead to productive exchanges, as well as citations earlier and more severe than published works. (see The Effect of Open Access).



