KECERDASAN BUATAN DAN LITERASI KRITIS: REFLEKSI HUMANIORA PADA LAYANAN UPT PERPUSTAKAAN DAN PENERBITAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
DOI:
https://doi.org/10.21154/pustakaloka.v18i1.13277Abstrak
Penelitian ini membahas integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam layanan perpustakaan perguruan tinggi dengan fokus pada pengembangan literasi kritis melalui perspektif humaniora. Studi ini menganalisis bagaimana AI seperti AI generatif, sistem rekomendasi, dan chatbot interaktif mendukung mahasiswa dan pustakawan dalam menafsirkan, mengevaluasi, dan merefleksikan informasi secara kritis di Universitas Muhammadiyah Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis konten, melalui kajian literatur, analisis dokumen, dan wawancara semi-terstruktur untuk mengidentifikasi praktik, peluang, serta tantangan implementasi AI dalam layanan perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI, apabila diintegrasikan dengan pendekatan humanistik, dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, penalaran etis, dan keterampilan evaluatif mahasiswa, serta mentransformasi proses pencarian dan pemanfaatan informasi di perpustakaan dari aktivitas yang bersifat pasif menjadi pengalaman belajar yang reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI bukan sekadar alat teknologi, tetapi juga medium pedagogis yang mendukung pengembangan literasi kritis, etis, dan humanistik. Kontribusi penelitian ini terletak pada perumusan strategi integrasi AI dengan literasi kritis dan nilai-nilai humaniora, yang memberikan panduan praktis bagi perpustakaan akademik dalam menyeimbangkan inovasi teknologi dengan etika pendidikan serta pembelajaran reflektif.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Requirements to be met by the author as follows:
- Author storing copyright and grant the journal right of first publication manuscripts simultaneously with licensed under the Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with a statement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors can enter into the preparation of additional contractual separately for non-exclusive distribution of a rich version of the journal issue (eg: post it to an institutional repository or publish it in a book), with the recognition of initial publication in this journal.
Authors are allowed and encouraged to post their work online (eg, in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, because it can lead to productive exchanges, as well as citations earlier and more severe than published works. (see The Effect of Open Access).



