PRESERVASI NASKAH KUNO MELALUI KOLABORASI PUSTAKAWAN DAN FILOLOG DI DISPUSSIPDA KOTA MALANG
Abstrak
Preservasi naskah kuno merupakan upaya penting untuk menjaga keberlanjutan informasi dan nilai budaya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan preservasi naskah kuno melalui kolaborasi pustakawan dan filolog di Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (DISPUSSIPDA) Kota Malang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan terdiri atas dua pustakawan dan satu filolog, sedangkan objek penelitian berupa enam naskah kuno, yaitu Babad Mambangul Ngulum, Usadha Tiwang, Nahwu, Serat Yusuf, Primbon, dan Ala Ayuning Tanggal. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, pengodean, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan aspek preservasi preventif dan reaktif Harvey and Mahard (2020). Hasil penelitian menunjukkan bahwa preservasi dilakukan melalui identifikasi koleksi, penyimpanan dan penataan, pengendalian lingkungan, penanganan bencana, perawatan, perbaikan, dan alih media. Kolaborasi pustakawan dan filolog berperan dalam identifikasi, verifikasi, penentuan tindakan preservasi, dan pengelolaan informasi naskah. Kolaborasi tersebut mendukung keberlangsungan preservasi meskipun terdapat keterbatasan pelatihan pustakawan, fasilitas penyimpanan, pengendalian lingkungan 24 jam, fumigasi, dan prosedur tanggap bencana. Temuan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas kompetensi dalam preservasi naskah kuno di tengah keterbatasan sumber daya kelembagaan.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Requirements to be met by the author as follows:
- Author storing copyright and grant the journal right of first publication manuscripts simultaneously with licensed under the Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with a statement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors can enter into the preparation of additional contractual separately for non-exclusive distribution of a rich version of the journal issue (eg: post it to an institutional repository or publish it in a book), with the recognition of initial publication in this journal.
Authors are allowed and encouraged to post their work online (eg, in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, because it can lead to productive exchanges, as well as citations earlier and more severe than published works. (see The Effect of Open Access).



