Qur’anic Ethics in Digital Ecology
A Solution to Overcoming the Environmental Crisis in the Technological Era
DOI:
https://doi.org/10.21154/tafasir.v3i1.12432Keywords:
digital ecology, maqasid al-shari‘ah, hifz al-bi’ah, Qur’anic ethics, technology, e-wasteAbstract
Artikel ini membahas krisis ekologis di era digital sebagai dampak dari pesatnya perkembangan teknologi, khususnya terkait peningkatan limbah elektronik (e-waste), jejak karbon, dan pencemaran digital. Permasalahan ini tidak hanya memerlukan solusi teknis dan kebijakan publik, tetapi juga pendekatan etika dan spiritual berbasis nilai-nilai Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kepustakaan yang berfokus pada konsep maqasid al-syari‘ah, terutama prinsip hifz al-bi’ah (perlindungan lingkungan), serta analisis ayat-ayat Al-Qur’an melalui Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menegaskan peran manusia sebagai khalifah fi al-ardh yang bertanggung jawab memelihara keseimbangan alam dan mencegah kerusakan ekologis. Nilai-nilai Qur’ani tersebut menawarkan kerangka etika dalam konsumsi dan pemanfaatan teknologi secara bijak, berkelanjutan, dan berkeadilan ekologis. Artikel ini merekomendasikan penerapan Digital Minimalism Islami sebagai solusi preventif dan transformatif untuk membangun kesadaran ekologis digital yang selaras dengan maqasid al-syari‘ah. Dengan demikian, kemajuan teknologi tidak menjadi ancaman bagi lingkungan, tetapi sarana menuju harmoni antara manusia, alam, dan nilai-nilai spiritual Islam.
References
Afrina, Dita dan Sofiana. “Etika Konsumsi Islam dalam Impulsive Buying.”. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam. 1, 15 (2021). 107–118.
Al-Raysuni, Ahmad. Imam al-Shatibi’s Theory of the Higher Objectives and Intents of Islamic Law. The International Institute of Islamic Thought (IIIT). 2005.
Auda, Jasser. Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: The International Institute of Islamic Thought, 2008.
Aylsworth, Timothy dan Castro Clinton. “Kantian Ethics and the Attention Economy: Duty and Distraction.” Palgrave Macmillan, 2024.
Aytac, Selenay. “What are Carbon Footprint and Carbon Footprint Calculators?”. Issues in Science and Technology Librarianship. 104 (2023). 1–4.
Baidi, Ribut dan Ahmad. “Gerakan Revolusi Hijau Pesantren untuk Mencegah Kerusakan Ekologi.” Jurnal Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian Keislaman. 1, 9 (2023). 52–63.
Darma, Putra Pramudita Allan dan Rahadyan, Benno. “Identifikasi Perilaku Konsumen terhadap Potensi Limbah Elektronik Gawai di Kota Bandung.” Jurnal Teknik Lingkungan. 25 (2019). 92–100.
Fadhli, Muhammad Faishal. “Penerapan Konsep Maqāshid al-Syarī‘ah menurut Imam al-Ghazali dan Imam al-Syathibi dalam Inferensi Hukum Islam Kontemporer.” Journal of Islamic and Occidental Studies. 1, 1 (2023). 65–75.
Fadilla, Mutia dan Nurmawati, Elly. “Peran Sumber Daya Alam bagi Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia dalam Perspektif Islam.” Islamic Economics Journal. 1, 2 (2022). 55–63.
Gobaili, Saged Ali dan Alhaj, Thabet Ahmad Abu. “The Role of the Maqasid al-Shariʿah in Preserving the Environment.” Humanomics. 2, 33 (2017). 126–133.
Heru Widi Widodo. “Tafsir Ayat-ayat Neurosains dan Ayat-ayat Berakhiran Afalaa Ta`qiluun.” Jurnal Mudarrisuna. 1, 9 (2019). 234–250.
Irmayanti, Navisa Ika dan Praditya Sitogasa, Sigit Ardisty. “Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Studi Kasus Industri Pembekuan Ikan PT. X).” Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains. 1, 4 (2023). 21–29.
Januaripin, Muhamad dan Kartimi. “Membangun Etika Ekologi Berbasis Nilai-Nilai Islam.” Journal on Education. 7, no. 4 (2024). 7353–7362.
Kamali, Mohammad Hashim. Shariah Law: An Introduction. Oneworld Publications. 2008.
Khuluq, M dan Asmuni. “Hifz Al-Bi’ah as Part of Maqasid Al-Shari‘ah and Its Relevance in the Context of Global Climate Change.” Indonesian Journal of Interdisciplinary Islamic Studies. 7, no.1 (2025). 1–15.
Lestariningsih, Wiji dan Choifin, Mochamad. “Rancang Bangun Inverter Berbasis Mikrokontroler STM32F303VCT6 Discovery pada Turbin Angin Tipe Horizontal Axis.” Jurnal Teknologi Terapan. 3 (2019). 183–192.
Maes, Thomas dan Preston-Whyte, Fiona. “E-waste it Wisely: Lessons from Africa.” A Springer Nature Journal. 5 (2022). 1–10.
Mirbabaie, Milad dan Stieglitz, Stefan. “Digital Detox.” Springer. (2022).
Nindyapuspa, Ayu. “Kajian tentang Pengelolaan Limbah Elektronik di Negara Maju dan Negara Berkembang.” Jurnal Infomatek. 20, no. 2 (2018). 42–48.
Nurfadilah Firda, Ira Siti Rohmah Maulida. “Analisis Perilaku Konsumtif Mahasiswa terhadap Penggunaan Shopeepaylater Ditinjau dari Etika Konsumsi dalam Islam.” Jurnal Riset Ekonomi Syariah. 3, no. 2 (2023). 64–75.
Nurhadi, Zikri Fachrul dan Salamah, Ummu. ” Makna Pesan Etika Menggunakan Media Sosial Bagi Santri di Era Transformasi Digital”. Jurnal Common. 6 (2022). 110-111.
Nugraheni, Sofia Dewi dan Najicha, Fatma Ulfatun. “Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan dalam Mengatasi Krisis Moral di Era Milenial”. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan. 2 (2023), 114-115.
Prastiwi, Lenny dan Sigit, Diana Vivanti. “Hubungan Antara Literasi Ekologi Dengan Kemampuan Memecahkan Masalah Lingkungan Di Sekolah Adiwiyata Kota Tangerang.” Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA. 11, no. 1 (2020). 48–56.
Saputra, Ahmad Sarip dan Susiani, Ida Rohmah. “Hifdh Al-Bi`ah as Part of Maqasid Al-Shari`ah.” International Conference on Life Sciences and Technology (2021). 1–8.
Saputra, Inggar. “Dampak Masyarakat 5.0 terhadap Ketahanan Nasional.” Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam. 1, no. 1 (2022). 94–102.
Setyanto, Ignatius Chandra dan Trihadiningrum, Yulinah. “Kajian Pengelolaan Limbah Elektronik di Unit Pendidikan ITS.” Jurnal Teknik ITS. 6, no. 2 (2017): 175–180.
Shahabuddin, M dan Uddin, M. Nur. “A Review of the Recent Development, Challenges, and Opportunities of Electronic Waste (e-waste).” International Journal of Environmental Science and Technology. 20 (2023). 4513–4528.
Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati, 2002.
Salsabila, Nisrina dan Dwi Wahyuni, Febri, et al. “Peran Penting Civics: Pendidikan Ilmu Kewarganegaraan di Era Masyarakat Digital.” Jurnal Kewarganegaraan. 20, no. 1 (2023). 5–13.
Salsabila, Unik Hanifah. “Teori Ekologi Bronfenbrenner Sebagai Sebuah Pendekatan dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam”. Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam. 7 (2018). 142.
Rimantho, D. “Pengelolaan Limbah Elektronika di DKI Jakarta menggunakan Pendekatan Soft System Methodology.” Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan. 4, no. 3 (2020). 553–560.
Ummah, Robithotul. “Aspek Moral dalam Sains untuk Menjaga Keseimbangan Alam.” EPiC: Exact Papers in Compilation, 4, no. 2 (2022). 484–49.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bariklina Ladzatul Afwa, Mohammad Alwy Amru Ghozali

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


