Problematika Kekerasan Berbasis Gender Dan Pencapaian Gender Equality Dalam Sustainable Development Goals Di Indonesia

Anisa Munasaroh(1*)

(1) IAIN PONOROGO
(*) Corresponding Author

Abstract


Kesetaraan gender merupakan salah satu isu prioritas dalam visi pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals), diantaranya yaitu mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender, memenuhi hak-hak perempuan, serta menghapuskan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan. Kekerasan terhadap perempuan yang selama ini terjadi disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah ketimpangan relasi gender, dimana perempuan menempati posisi subordinasi di bawah kedudukan laki-laki. Kekerasan berbasis gender, apabila tidak segera ditangani maka akan merugikan perempuan, terutama perempuan-perempuan kondisi rentan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika kekerasan gender dan pencapaian tujuan gender equality yang dicanangkan dalam butir Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui pendekatan kritis penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan kesadaran kritis dalam menghadapi masalah-masalah terkait dengan kekerasan berbasis gender dalam dunia digital dan melakukan pemecahan terhadap masalah-masalah tersebut, khususnya ketimpangan-ketimpangan gender yang berakibat pada meningkatnya angka kekerasan berbasis gender. Tujuan gender equality yang diusung dalam SDGs memberikan atmosfer yang sangat kondusif, utamanya bagi perempuan agar mereka memperoleh rasa aman dan terhindar dari segala bentuk kekerasan ketika berada di ruang digital. SDGs juga dilengkapi dengan petunjuk pelaksanaan, sehingga hal tersebut memudahkan pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kesetaraan gender. Namun disamping itu, peran pemerintah yang lain juga diperlukan, terutama dalam hal menyusun peraturan sebagai payung hukum yang akan menjerat tersangka dan melindungi korban, mengingat hukum yang ada saat ini cenderung bias terhadap gender.


Keywords


kekerasan berbasis gender; gender equality; SDGs i

References


___________. “Pendapat Akhir Presiden Atas Rancangan Undang-Undang Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual” Website dpr.go.id, 2022. https://berkas.dpr.go.id/setjen/dokumen/persipar-PandanganPendapatKeteranganSambutan-Pandapat-Akhir-Presiden-terhadap-RUU-tentang-Tindak-Pidana-Kekerasan-Seksual-1649744721.pdf

Asep Suryahadi. dkk. “Dari MDGS ke SDGS: Memetik Pelajaran Dan Menyiapkan Langkah Konkret”. Buletin SMERU. No. 2. 2017.

Bappenas. “Perempuan dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)” Website bappenas.go.id, 2016. http://sdgs.bappenas.go.id/perempuan-dan-tujuan-pembangunan-berkelanjutan-sdgs.

BRIN. “UU TPKS Upaya Negara Lindungi Korban Kekerasan Seksual” Website brin.go.id, 2022. https://brin.go.id/uu-tpks-upaya-negara-lindungi-korban-kekerasan-seksual/.

COE. “What is gender-based violence?” Website coe.int, 2020. https://www.coe.int/en/web/gender-matters/what-is-gender-based-violence.

COE. “Why is Gender-Based Violence A Problem?” Website coe.int, 2020. https://www.coe.int/en/web/gender-matters/why-is-gender-based-violence-a-problem-.

Deklarasi Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan 1993

Gender Equality and Women’s Rights in The Post-2015 Agenda: A Foundation For Sustainable Development dalam https://www.oecd.org/dac/gender-development/POST-2015%20Gender.pdf diakses pada 24 April 2022.

Giovetti, Olivia. “3 Causes of Gender Based Violence” Website concernusa.org, 2019. https://www.concernusa.org/story/causes-of-gender-based-violence/.

GSDRC. “Gender”. Website gsdrc.org, 2014. http://www.gsdrc.org/docs/open/gender.pdf.

Harnoko, Bambang Rudi. "Dibalik tindak kekerasan terhadap perempuan." MUWAZAH: Jurnal Kajian Gender 2. No. 1 (2012). 180-188.

Kania. Dede. "Hak Asasi Perempuan dalam Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia." Jurnal Konstitusi 12. 4. 2016. 716-734. https://doi.org/10.31078/jk1243.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak “Dorong Ruu Pks. Wujudkan Aturan Terkait Kekerasan Seksual Berperspektif Korban” Website kemenppa.go.id, 2020. https://www.kemenpppa.go.id/index.php/page/read/29/2818/dorong-ruu-pks-wujudkan-aturan-terkait-kekerasan-seksual-berperspektif-korban.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. Ringkasan Metadata Indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/Sustainable Development Goals (SDGS) Indonesia (Jakarta: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Bappenas. 2017.

Komnas Perempuan. “Lembar Fakta dan Poin Kunci Catatan Tahunan Komnas Perempuan Tahun 2022” Website komnasperempuan.go.id, 2022. https://komnasperempuan.go.id/download-file/736.

Komnas Perempuan. “Mencapai Kesetaraan Gender dan Memberdayakan Kaum Perempuan” Website kemenppa.go.id, 2017. https://www.kemenpppa.go.id/index.php/page/read/31/1439/mencapai-kesetaraan-gender-dan-memberdayakan-kaum-perempuan.

LM Psikologi UGM. “Satu Tahun Pandemi: Meningkatnya Kekerasan Basis Gender Online” Website ugm.ac.id, 2021. https://lm.psikologi.ugm.ac.id/2021/03/satu-tahun-pandemi-meningkatnya-kekerasan-basis-gender-online/.

Nur, Hayati. "Media Sosial Dan Kekerasan Berbasis Gender Online Selama Pandemi Covid-19." HUMAYA: Jurnal Hukum. Humaniora. Masyarakat. dan Budaya 1. No. 1 (2021). 43-52. https://doi.org/10.33830/humaya.v1i1.1858.2021.

O.S Hiariej, Edward. “Wamenkumham: Pasal dalam RUU TPKS tidak Tumpang Tindih dengan UU lain”. mediaindonesia.com, 2022. https://mediaindonesia.com/politik-danhukum/470903/wamenkumham-pasal-dalam-ruu-tpks-tidak-tumpang-tindih-dengan-uu-lain.

OCHR. “Declaration on the Elimination of Violence against Women” Website ochr.org, 2018. https://www.ohchr.org/en/instruments-mechanisms/instruments/declaration-elimination-violence-against-women.

Palulungan, Lusia. Perempuan. Masyarakat Patriarki & Kesetaraan Gender (Makassar: Yayasan Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI). 2020.

PCW. Gender Equality and the Sustainable Development Goals Website pcw.gov.ph, 2020. https://pcw.gov.ph/gender-equality-and-the-sustainable-development-goals/.

PERMA Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Mengadili Perkara Perempuan Berhadapan dengan Hukum

Prameswari, Jihan Risya Cahyani, Deassy Jacomina Anthoneta Hehanussa. and Yonna Beatrix Salamor. "Kekerasan Berbasis Gender Di Media Sosial." PAMALI: Pattimura Magister Law Review 1. 1. 2021. 55-61. https://doi.org/10.47268/pamali.v1i1.484.

Purwanti, Ani. Kekerasan Berbasis Gender (Yogyakarta: Bildung. 2020).

S Rawat, Preeti. “Patriarchal Beliefs. Women’s Empowerment. and General Well-being”. Vikalpa 39. No. 2 (2014). 43-56. https://doi.org/10.1177/0256090920140206.

Salsiah Alisjahbana, Armida. Endah Murniningtyas. Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia: Konsep. Target dan Strategi Implementasi (Bandung: Unpad Press. 2018).

Un Women. “Women and the Sustainable Development Goals (SDGs)” Website unwomen.org, 2018. dalam https://www.unwomen.org/en/news/in-focus/women-and-the-sdgs.

UNDP. “Goal 5: Gender Equality” Website undp.com, 2018. https://www.undp.org/content/seoul_policy_center/en/home/sustainable-development-goals/goal-5-gender-equality.html.

United Nation.“SDG 5: Gender Equality” Website un.org, 2017. https://in.one.un.org/page/sustainable-development-goals/gender-equality-sdg-5/.

Universitas Islam Indonesia.. Kekerasan Berbasis Gender di Dunia Maya Targetkan Kaum Hawa. Website uii.ac.id, 2020. https://www.uii.ac.id/kekerasan-berbasis-gender-di-dunia-maya-targetkan-kaum-hawa/

V. Babu, Bontha dan Yadlapalli S. Kusuma. “Violence against women and girls in the Sustainable Development Goals”. Health Promot Perspect 7. No. 1 (2017). 1-3. https://www.researchgate.net/publication/312250468




DOI: https://doi.org/10.21154/ijougs.v3i1.3524

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


  

View My Stats