TREN MODEL BISNIS KOLABORASI ANTAR PERUSAHAAN STARTUP PERSPEKTIF BISNIS ISLAM

Rifqy Tazkiyyaturrohmah(1*)
(1) Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo
(*) Corresponding Author
DOI : 10.21154/kodifikasia.v14i2.2123

Abstract

Memasuki era industri 4.0 membuka peluang besar bagi bisnis digital di Indonesia. Para pelaku bisnis yang mayoritas berasal dari generasi milenial tentu turut meramaikan gaung ini. Perusahaan rintisan (startup) yang biasanya bergerak di bidang teknologi dan aplikasi secara perlahan namun pasti turut mengalami perkembangan yang signifikan. Dibuktikan dengan beberapa data yang menyebutkan bahwa Indonesia menempati peringkat ke empat dunia dalam jumlah perusahaan startup. Bahkan Indonesia sendiri setidaknya  memiliki 4 unicorn dari jumlah total 8 unicorn di ASEAN. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan startup di Indonesia, salah satunya adalah model bisnis kolaorasi antar beberapa startup untuk mengembangkan perusahaan. Disini peneliti ingin memaparkan bagaimana bisnis kolaborasi itu jika dilihat melalui perspekttif Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, yang mana memfokuskan kepada studi fenomenologi. Hasil dari penelitian ini adalah bisnis kolaborasi antar perusahaan startup dianggap sudah memenuhi unsur-unsur etika bisnis dalam Islam, yang memuat kesatuan, kejujuran, keadilan, kebenaran, kebajikan, kehendak bebas dan tanggung jawab. Pola bisnis kolaborasi pun dirasa cukup menguntungkan bagi semua pihak, baik antar perusahaan startup yang melakukan kolaborasi dan juga bagi masyarakat yang menjadi konsumen. [Entering the fourth industrial era, it opens up a great opportunities for digital businesses in Indonesia. The majority of business people who come from millennial generation certainly helped enliven this phenomenon. Startups which are usually engaged in technology and applications are slowly but surely also experiencing the significant developments. Evidenced by some data that says that Indonesia ranks fourth in the world in the number of startup companies. Indonesia also has at least 4 unicorns out of a total of 8 unicorns in ASEAN. There are several factors that influence the development of startups in Indonesia, one of which is the business model of collaboration between several startups to develop a company. Through this study, the researcher explains the collaboration of business that viewed by the perspective of Islam. This research is a qualitative research with the descriptive method, which focuses on the study of phenomenology. The results of this study are the business collaboration between startup companies considered to have fulfilled the elements of business ethics in Islam, which contain unity, fair, equilimbrium, truth, wisdom, free will and responsibility. The business collaboration pattern is also considered quite beneficial for all parties, both startup companies that collaborate and also for people who are the consumers.]

Keywords


Perusahaan startup; Bisnis kolaborasi; Etika bisnis Islam

References


Anggraeny, Galuh. “Pembelajaran Dan Implementasi Etika Bisnis Islam: Studi Pada Mahasiswa Akuntansi Syariah IAIN Surakarta.” Academica 1, no. 2 (n.d.).

Anindya, Desy Astrid. “Pengaruh Etika Bisnis Islam Terhadap Keuntungan Usaha Pada Wirausaha Di Desa Delitua Kecamatan Delitua.” At-Tawassuth 2, no. 2 (2557): 1–16.

Baehaqi, Muhammad. “Muslim Hub: Spiritualitas Bisnis Muslim Di Era Industri 4.0”.” Jurnal Fokus Bisnis 17, no. 01 (2018): 72–82.

Barus, Elida Elfi. “Implementasi Etika Bisnis Islam (Studi Pada Rumah Makan Wong Solo Medan.” Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam 2, no. 2 (2016).

Br Sitepu, Sri Natasha. “Pengaruh Faktor Internal Terhadap Keberhasilan Start-Up Bisnis Di Kota Surabaya.” Jurnal Manajemen Teori dan Terapan | Journal of Theory and Applied Management 10, no. 1 (2017): 37.

Huzaini, Moh, Sahri, and Ahmad Hulaimi. “Etika Bisnis Islam Dan Dampaknya Terhadap Kesejahteraan Pedagang Sapi.” JEBI (Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam 2, no. 1 (2017).

Juliani, Erni. “Etika Bisnis Dalm Perspektif Islam.” Jurnal Ummul Qura VII, no. 1 (2016).

Mardatillah, Annisa. “Etika Bisnis Dalam Perspektif Islam.” JIS 6, no. 1 (2013).

Moleong, Lexy. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2010.

Nawatmi, Sri. “Etika Bisnis Dalam Perspektif Islam.” Fokus Ekonomi 9, no. 1 (2010).

Norvadewi. “Bisnis Dalam Perspektif Islam (Telaah Konsep, Prinsip Dan Landasan Normatif).” Jurnal Al-Tijary 1, no. 1 (2015).

Penyusun, Tim. “Gerakan Nasional 1000 Startup Digital.” Last modified 2019. https://1000startupdigital.id/.

Sari, Fransisca Desiana Pranata, and Sri Nathasya Br Sitepu. “Peran Faktor Internal Dan Faktor Eksternal Pada Keberlangsungan Start-Up Bisnis Kota Surabaya.” Jurnal Manajemen Teori dan Terapan 9, no. 1 (2016): 12–22.

Suwarno, Dodi Jayen, and Anita Silvianita. “Knowledge Sharing Dan Inovasi Pada Industri Startup.” Ecodemica 1, no. 1 (2017): 98–106.

Tazkiyyaturrohmah, Rifqy. “Eksistensi Uang Elektronik Sebagai Alat Transaksi Keuangan Modern.” Muslim Heritage 3, no. 1 (2018).

Yuana, Suci Lestari. “Komparasi Efektivitas Dan Model Governance Inkubator Komunitas , Dan Universitas.” Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 20 (2016): 133–146.


Article Statistic

Abstract view : 228 times
PDF views : 177 times

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.