THE POLICY OF ZAKAT ON PROFESSION IN INDONESIA IN THE PERSPECTIVE OF ISLAMIC FIKH: ANALYSIS OF GUIDELINES FOR IMPLEMENTING ZAKAT ON PROFESSION ACCORDING TO THE MINISTRY OF RELIGION, THE INDONESIAN ULEMA COUNCIL, AND THE NATIONAL ZAKAT AGENCY

Reno Ismanto(1), Muhammad Amin(2*)
(1) Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
(2) 
(*) Corresponding Author
DOI : 10.21154/kodifikasia.v15i2.3272

Abstract

Di Indonesia kebijakan pembayaran zakat profesi diserahkan kepada tiga lembaga yaitu Kementrian Agama, Majelis Ulama Indonesia, dan Badan Amil Zakat berdasarkan tinjauan Fikih Islam. Aturan tertulis mengenai kewajiban zakat profesi ini tertuang dalam Fatwa MUI nomor 3 tahun 2003 dan Peraturan Menteri Agama nomor 52 tahun 2014. Aturan tersebut diimplementasikan dalam pengumpulan zakat yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional. Dengan menggunakan metode analasisis komparatif, kajian ini menemukan adanya perbedaan antara aturan pelaksanaan zakat profesi di Indonesia dengan pendapat ulama fikih secara umum pada penentuan nishab. Perbedaan tersebut terletak pada penghitungan nishab berdasarkan pendapatan dikurangi kebutuhan pokok pada pendapat para ulama fikih. Aspek inilah yang tidak diperhitungkan dalam pelaksanaan zakat profesi di Indonesia. Dengan demikian, ada potensi seorang yang belum dikategorikan wajib zakat menurut jumhur ulama fikih menjadi kategori muzakki berdasarkan fatwa MUI dan PMA. [In Indonesia, the policy of paying professional zakat is left to three institutions, namely the Ministry of Religion (KEMENAG), the Indonesian Ulema Council (MUI), and the Amil Zakat Agency (BAZNAS) based on a review of Islamic Jurisprudence. The written rules regarding professional zakat obligations are contained in the MUI Fatwa number 3 of 2003 and the Minister of Religion Regulation number 52 of 2014. These rules are implemented in the collection of zakat carried out by the National Amil Zakat Agency. By using a comparative analysis method, this study finds a difference between the rules for implementing professional zakat in Indonesia and the opinion of fiqh scholars in general in determining the nishab. The difference lies in the calculation of nishab based on income except basic needs in the opinion of fiqh scholars. This aspect is not taken into account in the implementation of professional zakat in Indonesia. Thus, there is the potential for someone who has not been categorized as obligatory for zakat according to the number of fiqh scholars to be categorized as muzakki based on the MUI and PMA fatwas.]

 

Keywords


Zakat on Profession; Nishab; Haul; Basic needs

References


Al-Bukhori, Muhammad bin Ismail. Sahih Al-Bukhori. I. Kairo: Dar Thauq An-Najah, n.d.

Al-Ghazali, Muhammad. Al-Islam Wa Al-‘Awdha’ Al-Iqtisodiyyah. Kairo: Dar As-Sohwah Linnasir, 1987.

Al-Kasani, Ala’ Ad-Din Abu Bakr bin Mas’ud bin Ahmad. Bada’iu As-Sana’i Fi Tartib As-Syaro’i. Beirut: Dar al-Kutub al-’Ilmiyyah, 1997.

Al-Mishriyyah, Dar al-Ifta’. “Fatawa Dar Al-Ifta Al-Mishriyyah.” Accessed February 18, 2021. https://www.dar-alifta.org/AR/ViewVideo.aspx?CatID=19&ID=1915.

Al-Qardhawi, Yusuf. Fiqh Az-Zakah. 2nd ed. Beirut: Muassasah Ar-Risalah, 1973.

Asy-Syarbani, Syamsuddin Muhammad bin Ahmad Al-Khatib. Mughni Al-Muhtaj. Beirut: Dar al-Kutub al-’Ilmiyyah, 1994.

At-Turmudzi, Muhammad bin Isa bin Sauroh bin Musa bin Ad-Dhahak. Sunan At-Turmudzi. Kairo: Musthafa al-Babi al-Halabi, 1975.

Az-Zuhaili, Wahbah bin Mustafa. Al-Fiqh Al-Islami Wa Adillatuhu. Damaskus: Dar al-Fikr, n.d.

Baidowi, Ikbal. “Zakat Profesi (Zakat Penghasilan).” )”, Tazkia: Jurnal Keislaman, Kemasyarakatan Dan Budaya 19, no. 1 (2018).

BASNAS. “Zakat Penghasilan.” Badan Amil Zakat Nasional, n.d. https://baznas.go.id/zakatpenghasilan.

Baznas. “Profil Baznas,” n.d. https://baznaz.go.id/profil.

BAZNAS, Humas. “BAZNAS Tetapkan Standar Minimal Harta Untuk Zakat Pendapatan Dan Jasa Sebesar Rp79.738.415 per Tahun,” 2021. BAZNAS Tetapkan Standar Minimal Harta untuk Zakat Pendapatan dan Jasa Sebesar Rp79.738.415 per tahun.

Dawson, Cartine. Metode Penelitian Praktis Sebuah Panduan. Edited by M. Widodo and Saifuddin. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2002.

Firdaweri. “Aspek-Aspek Filosopis Zakkat Profes.” Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat 7, no. 1 (2017).

Fuaddi, Husni. “Zakat Profesi Dalam Tinjauan Ekonomi Islam.” Jurnal Al-Anwal 6, no. 2 (2017).

Hafidhuddin, Didin. Zakat Dalam Perekonomian Kontemporer. Jakarta: Gema Insani, 2002.

Hanbal, Ahmad bin. Musnad Al-Imam Ahmad Bin Hanbal. Beirut: Muassasah Ar-Risalah, 2001.

Indonesia, Kementrian Agama Republik. “Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2019 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Agama Nomor 52 Tahun 2014 Tentang Syarat Dan Tata Cara Penghitungan Zakat Mal Dan Zakat Fitrah Serta Pendayagunaan Zakat Untuk Usaha Produktif,” 2019.

Jazzar, Siwar Musa Ismail. “Zakat Ar-Rowatib Wa Al-Ujur Fi Al-Fiqh Al-Islami.” Universitas An-Najah Al-Wataniyyah, 2016.

Majelis Ulama Indonesia. “Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 3 Tahun 2003 Tentang Zakat Penghasilan.” Himpunan Fatwa MUI, 2003, 205–9. http://mui.or.id/wp-content/uploads/files/fatwa/23.-Zakat-Penghasilan.pdf.

Marimin, Agus, and Tira Nur Fitria. “Zakat Profesi Menurut Hukum Islam.” Ziswaf: Jurnal Zakat Dan Wakaf 2, no. 1 (2015).

“Mu’tamar Az-Zakat Al-Awwal,” 1984. https://iei.kau.edu.sa/Files/121/Files/153904_Vol-2-1-10-Confrence.pdf.

Musaid, Ballah Al-Hasan Umar. “Zakat Ar-Rawatib Wa Al-Ujur Wa Iradat Al-Mihan Al-Hurroh.” Zakat Ar-Rawatib Wa Al-Ujur Wa Iradat Al-Mihan Al-Hurroh 2 (2002).

Qudamah, Muwaffiq Ad-din Abu Muhammad Abdullah bin Ahmad bin Muhammad ibn. Al-Mughni. Riyad: Dar ‘Alam Al-Kutub, 1997.

Riyadi, Fuad. “Kontroversi Zakat Profesi Perspektif Ulama Kontemporer.” Ziswaf: Jurnal Zakat Dan Wakaf 2, no. 1 (2015).

Syahatah, Husein. Muhasabah Az-Zakah, Mafhumat, Wa Nizaman Wa Tathbiqan. Kairo: Dar at-Tauzi’ wa an-Nasr, n.d.

Trigiyanto, Ali. “Zakat Profesi Antara Pendukung Dan Penentangnya.” Jurnal Hukum Islam 14, no. 02 (2016).

Umar, Muhammad Hasbi, and Zahidin. “Pendekatan Hukum Zakat Profesi Menurut Ulama Konservatif Dam Progresif.” Jurnal Literasiologi 3, no. 4 (2020).


Article Statistic

Abstract view : 150 times
PDF views : 132 times

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.