ANALISA REDAKSI TINDAK TUTUR IMPERATIF DALAM SURAT AL-BAQARAH

Faiq Ainur Rofiq(1*)
(1) 
(*) Corresponding Author
DOI : 10.21154/kodifikasia.v9i1.468

Abstract

Tuturan imperatif dalam bahasa Arab mempunyai empat bentuk, yaitu: 1) fi‘l amr, 2) fi‘l mud}a>ri‘ yang didahului dengan la>m amr, 3) mas}dar yang menggantikan fi‘l amr. , dan 4) amr dengan redaksi khabar. Dalam surat al-Baqarah penutur (Allah SWT) banyak menggunakan redaksi tindak tutur imperatif dalam melakukan komunikasi. Penelitian ini merupakan penelitian kebahasaan yang berupaya mengungkap bagaimana bentuk tindak tutur imperatif dalam surat al-Baqarah dan apa makna pragmatik penggunaan tindak tutur imperatif dalam surat al-Baqarah. Penelitian ini menemukan bahwa tindak tutur imperatif dalam surat al-Baqarah mempunyai empat bentuk, yaitu: fi‘l amr, fi‘l mud}a>ri‘ yang didahului dengan la>m amr, mas}dar yang menggantikan fi‘l amr, dan amr dengan redaksi khabar. Terkait dengan makna pragmatiknya, tindak tutur imperatif (al-’amriy) dalam surat al-Baqarah memiliki makna-makna sebagi berikut: doa (ad-du‘a>’u), saran (al-irsya>du), ancaman (at-tahdi>du), persilaan (at-tarh}i>bu), kutukan (at-taskhiru), melemahkan (at- ta’ji>zu), pemulyaan (al-ikra>mu), kecaman (at-taubi>h}u), dan pilihan (at-tahyi>ru).

Keywords


tindak tutur imperatif, surat al-Baqarah

Article Statistic

Abstract view : 497 times
PDF views : 480 times

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Kodifikasia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.