Geopolitics of Power Shifts
Analyzing Hay'at Tahrir al-Sham's Victory Over Assad and the Humanitarian Crisis in Syria
DOI:
https://doi.org/10.21154/dialogia.v23i01.10411Abstrak
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor di balik kemenangan Hay’at Tahrir al-Sham (HTS) atas rezim Bashar al-Assad dan tantangan pemerintahan sementara dalam menghadapi krisis kemanusiaan di Suriah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode library research dengan kerangka historis dan geopolitik untuk mengeksplorasi strategi militer, pengaruh aktor regional dan internasional, serta tantangan sosial-politik dan krisis kemanusiaan bagi pemerintahan sementara Suriah yang dibentuk HTS. Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan HTS disebabkan oleh taktik perang gerilya yang efektif, melemahnya kekuatan rezim Assad akibat sanksi ekonomi Barat, bantuan logistik dan persenjataan militer dari Turkiye untuk HTS, serta berkurangnya dukungan Rusia, Iran dan kelompok non negara seperti; Hizbullah di Lebanon dan Houthi di Yaman yang selama ini menjadi pendukung rezim Assad. Namun, naiknya HTS sebagai pemegang kendali Suriah memiliki konsekuensi besar atas krisis kemanusiaan hasil dari perang saudara berkepanjangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dunia internasional harus mengadopsi strategi yang lebih efektif untuk menangani tantangan sosial-politik pemerintahan sementara Suriah dibawah HTS dan upaya taktis untuk mengatasi krisis kemanusiaan pasca perang.
Kata kunci: Bashar al-Assad, Hay’at Tahrir al-Sham, Pemerintahan Sementara, Krisis Kemanusiaan
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Bangkit Adi Saputra

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Dialogia : Jurnal Studi Islam dan Sosial allow the author(s) to hold the copyright without restrictions and allow the author(s) to retain publishing rights without restrictions, also the owner of the commercial rights to the article is the author.




