HUKUM KELUARGA ISLAM RAMAH GENDER: ELABORASI HUKUM KELUARGA ISLAM DENGAN KONSEP MUBADALAH

Anis Hidayatul Imtihanah(1*)
(1) Institut Agama Islam Negeri Ponorogo
(*) Corresponding Author
DOI : 10.21154/kodifikasia.v14i2.2197

Abstract

Artikel ini mengelaborasi hukum keluarga Islam dengan prinsip mubadalah yang bertujuan untuk meminimalisir praktik dominasi, subordinasi dan bahkan kekerasan dalam keluarga. Sehingga sangat perlu mengangkat topik tentang relasi gender suami istri dalam keluarga untuk “membuka mata” akan pentingnya relasi yang sadar gender. Melalui kajian ini, diharapkan mampu mempertahankan akar hukum keluarga Islam yang ramah gender sehingga tidak akan ada lagi praktik dominasi dan subordinasi dalam kehidupan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai macam sumber literatur yang berkaitan dengan topik relasi gender dalam keluarga sekaligus memadukannya dengan pendekatan feminis. Berdasarkan hasil penulusuran dari berbagai sumber referensi dijelaskan bahwa pola relasi suami istri yang baik itu adalah berdasar pada prinsip Al- Mu’asyarah bi Al- Ma’ruf. Hal tersebut akan terwujud jika kedua belah pihak yaitu suami istri saling memahami sekaligus menjalankan hak-hak dan kewajibannya secara resiprokal dan proposional, sehingga akan tercipta keselarasan. Tidak ada dominasi antara suami istri karena keduanya adalah saling melengkapi. Selain itu, keberadaan prinsip mubadalah dalam Hukum Keluarga Islam merupakan sebuah keniscayaan untuk mewujudkan tatanan hukum yang ramah gender dalam keluarga Islam. [This study elaborates on Islamic family law with the principle of mubadalah which aims to minimize the practice of domination, subordination and even violence in the family. Moreover, the discussion also reveals the importance of gender-awareness relations in the family life. Through this study, it is expected to be able to maintain the root of Islamic family law in the gender-friendly relation point of view. So, there will be no more practices of domination and subordination in the domestic life. This research uses the library research method by examining various sources of literature related to the topic of gender relations in the family and also involves the feminist approach. The results show that the pattern of an ideal relationship between husband and wife is based on the principle of Al-Mu'asyarah bi Al-Ma’ruf. It can be realized if the husband and wife can understand each other and at the same time carry out their rights and obligations proportionally and reciprocally, thereby the harmony can be realized. There is no domination between husband and wife because both are complementary. In addition, the existence of the principle of mubadalah in Islamic Family Law is a necessity to realize and optimize a gender-friendly legal order in the Islamic family.]

Keywords


Relasi gender; Suami istri; Hukum keluarga Islam.

References


Agama RI, Departemen. Mushaf Al- Qur’an Terjemah, t,t.

Al-Umar, Nashir Sulaiman. Ada Surga Di Rumahku. Sukoharjo: Insan Kamil, 2007.

Ar Rusyidhi, Nur Chozin. Rahasia Keluarga Sakinah. Yogyakarta: Sabda Media, 2008.

As- Samaluthi, Nabil Muhammad Taufik. Pengaruh Agama Terhadap Struktur Keluarga. Surabaya: PT Bina Ilmu, 1987.

Ath- Thahir, Fathi Muhammad. Beginilah Seharusnya Suami Istri Saling Mencintai. Bandung: Irsyad Baitus Salam, 2006.

Aziz, Erwati. Relasi Jender Dalam Islam. Kartasura: PSW STAIN Surakarta Press, 2002.

Barlas, Asma. Cara Qur’an Membebaskan Perempuan/Believing Woman in Islam. Jakarta: PT. Serambi Ilmu Pustaka, 2003.

Buber, Martin. I and Thou. Edinburgh: T. & T. Clark, 1937.

Chuzaifah Dkk, Yuniyanti. Realita Dan Cita Kesetaraan Gender Di UIN Jakarta: Baseline Dan Analisa Institusional Pengarusutamaan Gender Pada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Tahun 1999- 2003. Jakarta: Mc Gill IAIN- Indonesia Social Equity Project, 2004.

Connolly, Peter. Approaches to the Study of Religion. Yogyakarta: IRCiSoD, 2016.

Dachlan, Aisyah. Membina Rumah Tangga Bahagia Dan Peranan Agama Dalam Rumah Tangga. Jakarta: Jamunu, 1969.

Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 2001.

Doi, Abdur Rahman I. Women in Shari’ah (Islamic Law). Malaysia: A. S. Noordeen, 1992.

Huda, Miftahul. Filsafat Hukum Islam. Ponorogo: STAIN PO Press, 2006.

Imtihanah, Anis Hidayatul. “Relasi Gender Keluarga Jama’ah Tabligh.” Journal for Integrative Islamic Studies 3, no. 1 (2017).

Istiadah, Istiadah. Pembagian Kerja Rumah Tangga Dalam Islam. Jakarta: Lembaga Kajian Agama dan Jender, 1999.

Kodir, Faqihuddin Abdul. Qira’ah Mubadalah; Tafsir Progesif Untuk Keadilan Gender Dalam Islam. Yogyakarta: IRCiSoD, 2019.

Marhumah. Membina Keluarga Mawaddah Wa Rahmah Dalam Bingkai Sunnah Nabi. Yogyakarta: PSW IAIN Sunan Kalijaga, 2003.

Mayer, Ann Elizabeth. Islam Tradition and Politics Human Rights. Colorado: Westview Press, 1995.

Mazhahiri, Ayatullah Husain. Membangun Surga Dalam Rumah Tangga. Bogor: Yayasan IPABI, 1993.

Muhammad, Husein. Fiqh Perempuan: Refleksi Kiai Atas Wacana Agama Dan Gender. Yogyakarta: LKiS, 2001.

Mulyana. “Kualitas Keluarga”, Dalam Imam Bahroni (Ed.), Dimensi Sosial Islam. Ponorogo: Perpustakaan ISID Kampus Al- Azhar, 2006.

Mulyati, Sri. Relasi Suami Istri Dalam Islam. Jakarta: PSW UIN Syarif Hidayatullah, 2004.

Munti, Ratna Batara. Perempuan Sebagai Kepala Rumah Tangga. Jakarta: Lembaga Kajian Agama dan Jender, 1999.

Najwah, Nurun. Relasi Ideal Suami Istri. Yogyakarta: PSW IAIN Sunan Kalijaga, 2002.

Nasution, Khoiruddin. Islam Tentang Relasi Suami Dan Istri; Hukum Perkawinan. Yogyakarta: ACAdeMIA+TAZZAFA, 2004.

Nye, F. Ivan. Role Structure and Analysis of the Family. USA: Sage Publication, 1976.

Ridha, Akram. Menghadirkan Kembali Kehangatan Dalam Rumah Tangga Kita. Surakarta: Ziyad Visi Media, 2007.

Setyawan, Cahya Edi. “Pemikiran Kesetaraan Gender Dan Feminisme Amina Wadud Tentang Eksistensi Wanita Dalam Kajian Hukum Keluarga.” Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam 3, no. 1 (2017): 70–91.

Soekanto, Soerjono. Sosiologi Keluarga. Jakarta: PT RINEKA CIPTA, 2004.

Soorma, C.A., and Al- Hajj Khwaja Kamaluddin. The Status of Woman in World Religions and Civilizations and Status of Woman in Islam. Bombay: Dar-ul-Isha’at-Kutub-e-Islami, 1996.

Susilaningsih. Dar-Ul-Isha’at-Kutub-e-Islami. Kerjasama UIN SUKA Yogyakarta dengan McGill-IAIN-Indonesia Social Equity Project, 2004.

Syarif, Ahmad Arif. “Relasi Gender Suami Istri: Studi Pandangan Tokoh Aisyiyah.” Sawwa: Jurnal Studi Gender 13, no. 1 (2018): 85–106.

Wahid, Sinta Nuriyah Abdurrahman. Wajah Baru Relasi Suami Istri Telaah Kitab ‘Uqud al- Lujjayn. Yogyakarta: LKiS, 2001.


Article Statistic

Abstract view : 178 times
PDF views : 133 times

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.