HIPNOTERAPI DALAM KIDUNG RUMEKSO ING WENGI SUNAN KALIJAGA (KAJIAN HERMENEUTIK SCHLEIERMACHER)

Penulis

  • Fenny Mahdaniar STID Al Hadid Surabaya, Indonesia

Abstrak

Salah satu media dakwah Sunan Kalijaga yang mengakar kuat di tradisi Jawa adalah Kidung Rumeksa Ing Wengi. Banyak kajian mengupas pesan dakwah dalam kidung ini, namun masih belum ada yang mengkaji makna kidung dalam perspektif makna hermeneutik secara mendalam. Penelitian ini berupaya menggali makna kidung secara holistik dengan tinjauan hermeneutik schleiermacher, dan menghubungkannya dengan konsep hipnoterapi. Metode penelitian ini menggunakan library research dengan metode analisis hermeneutik Schleiermacher berupa interpretasi gramatis dan interpretasi psikologis. Penelitian ini menemukan bahwa Kidung Rumeksa Ing Wengi merupakan sebuah bentuk terapi bawah sadar pada mad’uw kejawen di masa Sunan Kalijaga berdakwah. Terapi psikologis bawah sadar ini diharapkan dapat membentuk sugesti positif pada mad’uw agar tidak lagi takut dengan berbagai malapetaka dan hal mistis yang kerap dikirimkan para pembenci Islam masa itu. Lewat kidung ini, Sunan Kalijaga berupaya membangun sugesti positif bahwa segala apapun marabahaya yang ada di dunia ini, tidak akan mungkin terjadi tanpa ijin Allah Swt.

Diterbitkan

2025-12-03