Qawā’id Al-Fiqhiyyah Analysis on The Prohibition of Monopoly Practices and Unfair Business Competition: A Critical Review

Autor(s): Ahmad Lutfi Rijalul Fikri
DOI: 10.21154/justicia.v18i1.2466

Abstract

Qawā'id Al-Fiqhiyyah has an essential role in identifying new problems that arisen for analysis whether they are following Islamic law or not. The purpose of forming qa'idah-qa'idah in realizing Maqashid Sharia in protecting community property rights must be implemented in every statutory regulation or established by the government. This article examines and analyzes the prohibition of monopolistic practices and unfair business competition in Law No. 5 of 1999 by using several qawā'id al-fiqhiyyah. This paper's study is based on literature data analyzed using qualitative research methods with a multidisciplinary approach. This study concludes that the Law on the prohibition of monopoly and unfair business competition in Law No. 5 of 1999, which contains the prohibition of control of production and marketing, the prohibition of fraud/ conspiracy, and the prohibition of using a dominant position under qawā'id al-fiqhiyyah, among others, namely the rules that say Lâ Yahtakiru illâ Khâthi'un, an-Najasyu Harâmun, and at-Tas'îr. The conformity of the objectives of laws and regulations with the establishment of qa’idah-qa’idah is something that the government must maintain in the Draft Law on the Prohibition of Monopolistic Practices and Unfair Business Competition which is being programmed by the House of Representatives (DPR) of the Republic of Indonesia, so the purpose of being able to maintain community property rights can be implemented in this Law.

Qawā’id Al-Fiqhiyyah mempunyai peran penting dalam mengidentifikasi permasalahan-permasalahan baru yang muncul untuk dianalisis apakah sudah sesuai dengan hukum islam atau tidak. Tujuan pembentukan qa’idah-qa’idah dalam mewujudkan Maqashid Syariah dalam menjaga hak milik masyarakat merupakan sesuatu yang harus diimplemantasikan dalam setiap peraturan perundang-undangan yang telah maupun yang akan dibentuk oleh pemerintah. Artikel ini mengkaji dan menganalisa tentang larangan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat dalam Undang-undang No. 5 Tahun 1999 dengan menggunakan beberapa kaidah fikih. Kajian dalam tulisan ini berdasarkan data literatur yang dianalisa dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan multidisipliner. Kajian ini menyimpulkan bahwa Undang-Undang tentang larangan monopoli dan persaingan usaha tidak sehat dalam Undang-undang No. 5 Tahun 1999 yang berisi tentang larangan penguasaan produksi dan pemasaran, larangan kecurangan/persekongkolan, dan larangan menggunakan posisi dominan sudah sesuai dengan qawā’id al-fiqhiyyah antara lain yaitu kaidah yang mengatakan Lâ Yahtakiru illâ Khâthi’un, an-Najasyu Harâmun, dan at-Tas’îr. Kesesuaian tujuan peraturan perundang-undangan dengan tujuan dibentuknya qa’idah-qa’idah ini merupakan hal yang harus dipertahankan oleh pemerintah dalam Rancangan Undang-Undang tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha tidak Sehat yang sedang diprogramkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia sehingga tujuan untuk menjaga hak milik masyarakat dapat diimplementasikan dalam Undang-Undang ini.

Keywords

Jurisprudence; Monopoly; Business Competition; Qawa’id Fiqhiyyah; Sharia

Full Text:

PDF

References

’Abidin, Ibnu. Hasyiah Raddu Al-Mukhtar ‘Ala Ad-Durri al-Mukhtar Syarh Tanwir al-Abshar Fiqh Abu Hanifah Ibnu Abidin. 2. Beirut: Dar El-Fikr, 2000.

Al- Baaji. Al-Muntaqa Sharh al-Muwatta. Vol. 5. Kairo: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, n.d.

Al-Buhutiy, Mansyur bin Yusuf bin Idris. Kasyaf Al-Qanna’ “An Matni al-Iqna.” 3. Lebanon: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, 2009.

Al-Bujairimy, Sulaiman. Bujairimy ’Ala al-Khatib. 3. Beirut: Dar El-Fikr, 2007.

Al-Bukhari, Muhammad bin Ismail. Shahih Bukhari. Damaskus: Dar Ibnu Katsir, 2002.

Alfauzi, Ro’is. “The Dynamics of Qawaid Fiqhiyyah: The Construction and Application In Islamic Law.” Al-Bayyinah 4, no. 2 (October 12, 2020): 225–42. https://doi.org/10.35673/al-bayyinah.v4i2.815.

Al-Khatib, Muhammad bin Muhammad. Mugni Al-Muhtaj Ila Ma’rifati Ma’ani Alfaz Al-Minhaj. III. Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, 2000.

Al-Manawi, Muhammad Abdurrauf. Faydul Al-Qadir Syarh Al-Jami’ As-Shaghir. Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, 2001.

’Arabi, Ibnu. ’Aridhatul Ahwazy Bi Syarhi Shahih At-Thirmizi. Lebanon: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, 2008.

Arifin, Imamul, Ayatullah Khomaeni, and Akbar Wahidin. Membuka Cakrawala Ekonomi. Bandung: PT. Setia Purna Inves, 2007.

Aritonang, Ernethesia Jelita. “Pengaruh Pasar Monopoli Di Indonesia,” June 2020, 8.

Asykar, Muhammad Sulaiman al-, Muhammad Utsman Syabir, Majid Muhammad Abu Rakhiyah, and Umar Sulaiman al-Asykar. Buhuts Al-Fiqhiyah Fi Qhadaya Iqtishad Mu’asyirah. Urdun: Dar an-Nafais, 1998.

Baji, Abu’l-Walid al-. Al-Muntaqa Sharh al-Muwatta. 5. Mesir: Dar al-Kutub al-Islami, 1999.

Dariny, Muhammad Fathi ad-. Al-Fiqh al-Islam al-Muqarin Ma’a al-Mazhab. Damaskus: Mansyurah Jami’ah, 1992.

DJKN. “Intervensi Pemerintah Dalam Perekonomian: Bagian I Ringkasan Sejarah,” April 20, 2018. https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/12670/Intervensi-Pemerintah-Dalam-Perekonomian-Bagian-I-Ringkasan-Sejarah.html.

Fadhilah, Meita. “Penegakan Hukum Persaingan Usaha Tidak Sehat Oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Dalam Kerangka Ekstrateritorial.” Jurnal Wawasan Yuridika 3, no. 1 (March 31, 2019): 55. https://doi.org/10.25072/jwy.v3i1.217.

Hanbal, Ahmad bin. Musnad Ahmad Bin Hanbal. Beirut: Muassasah al-Risālah, 2001.

Handoko, Duwi, Ismail, and Zulkifli Jasri. Hal-Hal Yang Dilarang Dalam Undang-Undang Anti Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Universitas Islam Riau Fakultas Hukum, 2008.

Hilal, Syamsul. “Qawâ‘Id Fiqhiyyah Furû‘Iyyah Sebagai Sumber Hukum Islam.” AL-’ADALAH 11, no. 2 (2013): 141–54. https://doi.org/10.24042/adalah.v11i2.252.

Kamali, Mohammad Hashim. Qawa ‘id Al-Fiqh: The Legal Maxims of Islamic Law. The Association of Muslim Lawyers, 2008.

Karim, Adiwarman A. Ekonomi Mikro Islami. Jakarta: Rajawali Pers, 2010.

Karina, Aisyah Dinda. “Praktik Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat Terhadap Pelaku Usaha Di Pasar Tradisional” 3, no. 2 (2019): 13.

Malaka, Mashur. “Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha” 7, no. 2 (2014): 14.

Marni, Sumarni. “″Intervensi Pemerintah″ Antara Kebutuhan Dan Penolakan Di Bidang Ekonomi.” Economica 1, no. 2 (May 21, 2015): 183–94. https://doi.org/10.22202/economica.2013.v1.i2.118.

Maya Meilia and Darania Anisa. “Persaingan Usaha Tidak Sehat Di Indonesia Menurut Hukum Ekonomi Islam Dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.” El-JIZYA: Jurnal Ekonomi Islam, 1, 7 (2019). http://ejournal.iainpurwokerto.ac.id/index.php/eljizya/article/view/3446.

Mustafa, Daud A., Hashir A. Abdulsalam, and Jibrail B. Yusuf. “Islamic Economics and the Relevance of Al-Qawā‘id Al-Fiqhiyyah.” SAGE Open 6, no. 4 (October 2016): 215824401667137. https://doi.org/10.1177/2158244016671374.

Naisaburi, Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi an-. Shahih Muslim. Beirut: Dar El-Fikr, 1992.

Nawawi, Abu Zakaria Muhyuddin bin Syaraf an-. Al-Majmu’Syarh Al-Muhadzab Li Al-Syairazi. 1. Jeddah: Maktabah Al-Irsyad, n.d.

Nizam and Hasan bin Mansyur al-Auzajandy. Fatawa Al-Hindiyah Fi Mazhabi al-Imam Abi Hanifah. Mesir: Al-Mathba’ah Al-Amiriyah, 1310.

Nuraini, Ida. Pengantar Ekonomi Mikro. 7th ed. Malang: UMM Press, 2016.

Quzwaini, Abu Abdullah Muhammad bin Yazid bin Abdullah bin Majah Al. Sunan Ibnu Majah. Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, 1998.

Rahardja, Pratama, and Mandala Manurung. Teori Ekonomi Mikro Suatu Pengantar. IV. Jakarta: LPFEUI, 1999.

Ramdhan, ’Athiyah ’Adlan ’Athiyah. Mausu’ah al Qawaid al Fiqhiyah. Damaskus: Dar al Aiman, 2007.

Ramdhan, ’Athiyah ’Adlan ’Athiyah. Mausu’ah al Qawaid al Fiqhiyah. Damaskus: Dar al Aiman, 2007.

Sijistani, Sulaiman bin al-Asy’as bin Ishak bin Basyir bin Syidad bin Amar al-Azdi as-. Sunan Abi Daud. Beirut: al-Makmah al-‘Ashriyyah, 1997.

Surjanti, Jun, Musdholifah, and Budiono. Edisi Belajar Teori Ekonomi (Pendekatan Mikro) Berbasis Karakter. 1st ed. Yogyakarta: Deepublish, 2018.

Taimiyah, Ahmad bin Abdul Halim bin. Al-Hisbah Fi Al- Islam. Lebanon: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, n.d.

Thalib, Prawitra. “Application of Qowaid Fiqhiyyah In Contemporary Islamic Law.” Yuridika 31, no. 1 (January 28, 2016): 54. https://doi.org/10.20473/ydk.v31i1.1958.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.