REFLEKSI KEDAULATAN AGENCY ENTITAS BISNIS MENUJU PROFESI AKUNTAN SYARIAH YANG TERCERAHKAN

Autor(s): Agus Arwani
DOI: 10.21154/justicia.v13i1.471

Abstract

Akuntan adalah pihak aktor yang berperan terhadap pembentukan dan pelaksanaan akuntansi sebagai struktur. Realitas akuntansi merupakan bagian dari bagaimana akuntan mengambil peran. Realitas penyimpangan yang selalu menghadirkan akuntan sebagai pihak sentral adalah bentuk bagaimana aktor dan struktur bertemu secara mutual. Habitus aktor yang ‘’serakah’’ bertemu dengan akuntansi (kapitalisme) sebagai struktur yang melegitimasinya. Dalam realitasnya akuntan (agen) terlihat begitu tenggelam dalam belenggu kapitalisme, sehingga teori agency berupa konflik kepentingan, kelihatannya bergeser dengan bersimbiosis secara mutual antara kepentingan manajemen dan akuntan. Akuntan harus dikembalikan khittah-nya sebagai profesi yang berdaulat, ia adalah ideolog sebagai Rausyan Fikr. Bentuk ke-khusuk-an akuntan dalam beribadah, bertasbih dengan ‘’angka’’ dalam artian menjadikan segenap tugas sebagai tugas-tugas (risalah) ‘’kenabian’’ untuk memetakan hak para stakeholders dengan adil dan benar. Hal ini hanya dapat berlangsung dalam bingkai keberdaulatan dan membangkitkan kesadaran Ketuhanan (khusuk) dengan menempatkan Tuhan sebagai arah puncak pertanggung jawaban.

Keywords

Akuntan; Tercerahkan; Mesejahterakan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.