PENDAMPINGAN MELALUI PELATIHAN SEKOLAH RAMAH ANAK DI SD KARAKTER GENIUS ISLAMIC SCHOOL

Susanto Susanto(1*)

(1) Pascasarjana Institut PTIQ Jakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Seiring dengan tingginya kasus pelanggaran terhadap anak di satuan pendidikan, model sekolah ramah anak merupakan solusi untuk pencegahan segala bentuk pelanggaran terhadap anak. SD Karakter Genius Islamic School Kota Depok memiliki beragam potensi yang memadai yang dapat dikembangkan untuk penerapan model sekolah ramah anak. Pemilihan sekolah ini berdasarkan pertimbangan sebagai berikut; pertama, komitmen kepemimpinan yang memadahi dan inovatif; kedua, kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sangat mendukung; ketiga, nilai-nilai dan kultur sekolah berbasis karakter, sehingga relevan dengan penerapan model sekolah ramah anak. Pengabdian ini menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Adapun langkah-langkah pendampingan program ini meliputi: 1) observasi lingkungan sekolah, 2) koordinasi pimpinan sekolah, 3) pelatihan penerapan model sekolah ramah anak, 4) pelaksanaan program, dan 5) monitoring dan evaluasi. Sedangkan penerapan model sekolah ramah anak mengacu pada 6 (enam) indikator yaitu aspek kebijakan, pendidik dan tenaga kependidikan, proses pembelajaran, partisipasi anak, sarana dan prasarana serta partisipasi orangtua.

Keywords


Pendampingan, Pelatihan, Sekolah Ramah Anak, Genius Islamic School

Full Text:

PDF

References


Fitriani, S. (2020). Promoting Child-Friendly School Model through School Committee as Parents' Participation. International Journal of Evaluation and Research in Education, 9(4), 1025–1034.

Green, G. P., & Haines, A. (2015). Asset building & community development. Sage publications.

Hillis, S. D., Mercy, J. A., & Saul, J. R. (2017). The Enduring Impact of Violence Against Children. Psychology, Health & Medicine, 22(4), 393–405.

Suharjuddin, S., & Markum, M. (2021). Child-Friendly School Policy with Children's Rights Approach in Bekasi City. Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 4(2), 387–397.

Susanto, S. (2022). Child-Friendly School Policy in the Perspective of Islamic Education Teachers in Indonesia. Al Qalam, 39(1), 13–24.

Tapia-Fonllem, C., Fraijo-Sing, B., Corral-Verdugo, V., Garza-Terán, G., & Moreno-Barahona, M. (2020). School Environments and Elementary School Children's Well-Being in Northwestern Mexico. Frontiers in Psychology, 11, 510.

Thomas, E. D. (2022). Examining the Interaction Between Potentially Morally Injurious Events and Religiosity in Relation to Alcohol Misuse Among Military Veterans. Journal of Traumatic Stress, 35(1), 314–320. https://doi.org/10.1002/jts.22682

Wuryandani, W., Faturrohman, F., Senen, A., & Haryani, H. (2018). Implementasi Pemenuhan Hak Anak Melalui Sekolah Ramah Anak. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 15(1), 86–94.

Yosada, K. R., & Kurniati, A. (2019). Menciptakan Sekolah Ramah Anak. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 5(2), 145–154.




DOI: https://doi.org/10.21154/inej.v3i1.4959

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Susanto Susanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Inej indexed by: