Problematika Implementasi Perjanjian Dalam Kerjasama dan Bagi Hasil Di Bengkel Las Semoyo Jaya: Sebuah Tinjauan Hukum Islam

Lukman Santoso(1), Devi Indah Lestari(2*)
(1) Institut Agama Islam Negeri Ponorogo
(2) 
(*) Corresponding Author

Abstract

A cooperation is an agreement between two or more people to do business and achieve common goals. Cooperation can be necessary for human life, considering that humans are social creatures who need each other. People in various circles have practiced cooperation in various fields. In various cooperation practices, there are often deviations from the agreement when initially making cooperation. This article explores the problems of implementing the cooperation agreement at the Semoyo Jaya welding workshop in a review of Islamic law. By using a qualitative approach and field research methods. Meanwhile, for data collection, using observation and interview techniques. This research concluded that the implementation of the cooperation agreement at the Semoyo Jaya welding workshop was not following the principles and elements of the agreement, namely, not fulfilling any of the rights and obligations contained in the contract. Meanwhile, the profit-sharing does not meet one of the syirkah inan requirements because one party is arbitrary in providing profits to the other party. This research can contribute practically to the parties that carry out cooperation to fulfill the agreement's terms based on Islamic legal values.

Kerjasama adalah kesepakatan antara dua orang atau lebih untuk melakukan bisnis dan mencapai tujuan bersama. Kerjasama dapat diperlukan bagi kehidupan manusia, mengingat manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan. Orang-orang di berbagai kalangan telah mempraktikkan kerjasama di berbagai bidang. Dalam berbagai praktik kerjasama, seringkali terjadi penyimpangan dari kesepakatan pada saat awal melakukan kerjasama. Artikel ini mengupas permasalahan pelaksanaan perjanjian kerjasama pada bengkel las Semoyo Jaya dalam tinjauan hukum Islam. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode penelitian lapangan. Sedangkan untuk pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan perjanjian kerjasama di bengkel las Semoyo Jaya tidak sesuai dengan prinsip dan unsur perjanjian yaitu tidak memenuhi salah satu hak dan kewajiban yang tertuang dalam kontrak. Sedangkan bagi hasil tidak memenuhi salah satu syarat syirkah inan karena salah satu pihak sewenang-wenang dalam memberikan keuntungan kepada pihak lainnya. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi praktis bagi para pihak yang melakukan kerjasama untuk memenuhi syarat-syarat perjanjian berdasarkan nilai-nilai hukum Islam.

Keywords


Agreement; Cooperation; Profit Sharing

References


Afandi, Yazid. Yazid Afandi, Fiqh Muamalah. Yogyakarta: Logung Pustaka, 2009.

Akhyati, Najikha. “Transformasi fatwa DSN-MUI tentang akad musyârakah mutanâqisah dalam peraturan perundang-undangan,” 2018. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/437.

Amaludin, Kohari, Dewi Fatmasari, and Abdul Fatakh. “Kontrak Kerjasama Dan Bagi Hasil Bisnis Franchise Agen Tiki Sumber Kabupaten Cirebon Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Islam.” Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah 4, no. 1 (August 19, 2019): 75–83. https://doi.org/10.24235/jm.v4i1.4992.

Andayani, Nur Reyztafirigi, and Sohrah Sohrah. “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Bagi Hasil Dalam Perjanjian Kerja Sama Peternakan Sapi.” Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syari’ah 2, no. 3 (n.d.): 56–61.

Anshori, Abdul Ghofur. Perbankan Syariah Di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2009.

Ardianto, Yusuf. “Perjanjian Mudharabah Antara Peternak Lele Dengan Bmt Surya Abadi Kecamatan Jenengan Ponorogo.” Skripsi, IAIN Ponorogo, 2018.

Arifin, Johar. “Substansi Akad Dalam Transaksi Syariah.” Al-Amwal: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syari’ah 6, no. 1 (2016).

Asikin, Zainal. “Perjanjian Kerjasama Antara Pemerintah Dan Swasta Dalam Penyediaan Infrastruktur Publik.” Mimbar Hukum-Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada 25, no. 1 (2013): 55–67.

Aziz, Abdul. Ekonomi Islam Analisis Mikro Dan Makro. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2008.

Basrowi and Suwandi. Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2008.

Budiwati, Neti. “Membangun Kerjasama Usaha.” Accessed April 2, 2021. http://file.upi.edu.

Budiwati, Septarina. “Akad Sebagai Bingkai Transaksi Bisnis Syariah.” Jurnal Jurisprudence 7, no. 2 (2018): 152–59.

Damanuri, Aji. Metodologi Penelitian Mu’amalah. Ponorogo: STAIN Ponorogo Press, 2010.

Damayanti, Krismon Tri. “Perjanjian Bagi Hasil Dalam Kerjasama Pengelolaan Sawah Di Desa Sungai Rasau Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah.” Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains 8, no. 1 (2019): 1–10.

Darwis, Rizal. “Sistem Bagi Hasil Pertanian Pada Masyarakat Petani Penggarap Di Kabupaten Gorontalo Perspektif Hukum Ekonomi Islam.” Al-Mizan 12, no. 1 (2016): 1–25.

Fauziah, Fina. “Tinjauan Hukum Islam Tentang Pelaksanaan Perjanjian Kepemilikan Rumah Yang Belum Dibangun (Studi Pada Perumahan Sidosari 2 Natar Lampung Selatan).” Undergraduate, UIN Raden Intan, 2017. http://repository.radenintan.ac.id/2513/.

Furqan, M. “Pengaruh Prinsip Al-Muzara’ah Dan Al-Mukhabarah Terhadap Perjanjian Bagi Hasil Pertanian (Studi Di Kecamatan Semadam Kabupaten Aceh Tenggara).” Premise Law Journal 1 (2016): 14152.

Hakim, Atang Abd. Fiqih Perbankan Syariah: Transformasi Fiqih Muamalah Ke Dalam Peraturan Perundang-Undangan. Jakarta: Refika Aditama, 2011.

Hartana, Hartana. “Hukum Perjanjian (Dalam Perspektif Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara).” Jurnal Komunikasi Hukum (JKH) 2, no. 2 (September 18, 2016). https://doi.org/10.23887/jkh.v2i2.8411.

Huda, Qomarul. Fiqh Mu’amalah. Yogyakarta: Teras, 2011.

Jonathan. “Pengertian Kerjasama: Arti, Manfaat, Dan Beberapa Bentuk Kerjasama,” February 13, 2019. https://www.maxmanroe.com.

Lestari, Tri Wahyu Surya, and Lukman Santoso. “Komparasi Syarat Keabsahan ‘Sebab Yang Halal’ Dalam Perjanjian Konvensional Dan Perjanjian Syariah.” YUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum Dan Hukum Islam 8, no. 2 (April 8, 2018): 281–98. https://doi.org/10.21043/yudisia.v8i2.3240.

Manan, Abdul. Hukum Ekonomi Syariah: Dalam Perspektif Kewenangan Peradilan Agama. Jakarta: Prenada Media, 2017.

Mardani. Fiqh Ekonomi Syariah. Jakarta: Kencana, 2012.

Muayyad, Ubaidullah. “Asas-Asas Perjanjian Dalam Hukum Perjanjian Islam.” ’Anil Islam: Jurnal Kebudayaan Dan Ilmu Keislaman 8, no. 1 (June 30, 2015): 1–24.

Nawawi, Ismail. Fikih Muamalah Klasik Dan Kontemporer. Bogor: Ghalia Indonesia, 2012.

Nurfaizal, Nurfaizal. “Prinsip-Prinsip Muamalah dan Inplementasinya Dalam Hukum Perbankan Indonesia.” Hukum Islam 13, no. 2 (November 1, 2013): 170–76. https://doi.org/10.24014/hi.v13i2.979.

Purwoko, Anom. “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Kerjasama Pengelolaan Kebun Kelapa Di Desa Losari Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan.” PhD Thesis, IAIN Ponorogo, 2017.

Puspasari, Feni. “Implementasi Fatwa DSN No. 07/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Mudarabah Dalam Pelaksanaan Pembiayaan Mudarabah Di BMT Pasuryan Ponorogo.” Skripsi, IAIN Ponorogo, 2017.

Putri, Windah Yogo Siam. “Tinjauan Fiqh Terhadap Praktik Kerjasama Antara CV Cahaya Unggas Putra Dan Peternak Ayam Potong Di Desa Pengkuk Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan.” Skripsi, IAIN Ponorogo, 2016.

Rifa’i, Zainul. “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Sistem Pesanan Di Bengkel Las Erlangga Desa Glonggong Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun.” Skripsi, IAIN Ponorogo, 2017.

Santoso, Lukman. Hukum Perikatan. Malang: Setara Press, 2016.

Shalihah, Maratun. “Konsep Syirkah Dalam Waralaba.” TAHKIM 12, no. 2 (October 1, 2017). https://doi.org/10.33477/thk.v12i2.43.

Sudarto, S. Metode Penelitian Filsafat. Jakarta: Raja Grafindo, 2002.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D. Bandung: Alfabeta, 2006.

Wahyudi, Rofiul and Riduwan. BAYANI: Memahami Makna Ayat-Ayat Ekonomi Dalam Al-Qur’an. UAD PRESS, 2020.

Wijayanta, Tata. “Asas Kepastian Hukum, Keadilan Dan Kemanfaatan Dalam Kaitannya Dengan Putusan Kepailitan Pengadilan Niaga.” Jurnal Dinamika Hukum 14, no. 2 (2014): 216–26.

Basori, Hasil Wawancara, Magetan. 21, 22, 26 Januari 2018.

Evan, Hasil Wawancara, Magetan. 21, 22, 26 Januari 2019.

Hasil Observasi di lokasi penelitian pada tanggal 21-22 Mei 2019.

Suparno, Hasil Wawancara, Magetan. 26 Juni 2019.

Bibit, Hasil Wawancara, Magetan. 26 Juni 2019.

Pardi, Hasil Wawancara, Magetan. 26 Juni 2019.

Asrori, Hasil Wawancara, Magetan. 26 Juni 2019.

Wahid, Hasil Wawancara, Magetan. 27 Juni 2019.


Article Statistic

Abstract view : 90 times
PDF (Bahasa Indonesia) views : 18 times

How To Cite This :





Copyright (c) 2021 Lukman Santoso, Devi Indah Lestari